Sepulang Liburan, Pria Ini Ditahan setelah Telantarkan Anjing di Penampungan

Puluhan anjing yang ditempatkan dalam sebuah rumah penampungan di Rusia berubah menjadi kanibal dan saling memangsa

Sepulang Liburan, Pria Ini Ditahan setelah Telantarkan Anjing di Penampungan
Tribun Bali/Istimewa
Ilustrasi

TRIBUN-BALI.COM - Puluhan anjing yang ditempatkan dalam sebuah rumah penampungan di Rusia berubah menjadi kanibal dan saling memangsa, setelah ditinggalkan pemilik penampungan yang pergi liburan.

Vyacheslav Zolotarev adalah pemilik sebuah tempat penampungan hewan liar di wilayah Amursk, timur jauh Rusia.

Tempat penampungan itu berlokasi di desa Chigiry, yang terpencil di ibu kota provinsi Blagoveshchensk.

Zolotarev awalnya memiliki kontrak kerja sama dengan otoritas setempat untuk mengelola tempat penampungan yang merawat anjing atau hewan liar yang tertangkap petugas pengendali hewan.

Namun kontrak kerja sama tersebut berakhir pada Desember 2018 lalu, dan Zolotarev merasa sudah tidak memiliki tanggung jawab untuk merawat anjing-anjing di tempat penampungan.

Dia pun memutuskan untuk pergi berlibur ke Thailand bersama sang istri, tanpa berupaya memastikan bahwa hewan-hewan di tempat penampungan mendapat perawatan selama ditinggalkan.

Baca: Dog Owners Taman Nuansa Tjampuhan Gotong Royong Bersihkan Kotoran Anjing dan Sampah Plastik

Baca: Viral Wanita Nyaris Digigit Anjing di Sampingnya saat Nyanyikan Lagu Sayur Kol, Lihat Videonya

Baca: Anjing Positif Rabies Gigit 4 Warga Semarapura Kelod

Pekan lalu, aktivis hak hewan bertindak dengan memaksa masuk ke dalam fasilitas penampungan yang ditinggalkan dan mendapati kondisi yang mengerikan dari anjing-anjing tersebut.

Mereka menemukan bangkai anjing yang sudah tidak utuh bertebaran di seluruh kandang.

Setelah mengambil bukti video dan mengumpulkan bukti, mereka menghubungi polisi dan dokter hewan.

Petugas yang tiba di tempat penampungan menemukan sebanyak 47 bangkai anjing yang tidak lagi utuh dan 21 anjing lain yang masih hidup.

Anjing-anjing yang hidup ditemukan dalam kondisi menyedihkan dan memerlukan perawatan medis untuk mengobati kondisi fisik, serta penanganan khusus untuk trauma.

Sebanyak 21 anjing yang selamat kemudian dibawa untuk dipindahkan ke tempat penampungan hewan terdekat.

Sementara Zolotarev, telah ditahan pada Rabu (23/1/2019) lalu, sepulang dari liburan dan kembali ke Blagoveshchensk.

Demikian diberitakan Russian Times. Dia dituduh atas tindakan kekejaman terhadap hewan, yang di bawah undang-undang Rusia dapat diancam dengan hukuman hingga lima tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditinggal Liburan, Puluhan Anjing di Penampungan di Rusia Jadi Kanibal"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved