Penderita Kecanduan Internet Meningkat, Ini Gejalanya

Adiksi internet ditandai dengan keasikan yang berlebihan atau kurang terkontrol dalam perilaku penggunaan komputer dan akses internet

(myella)
Ilustrasi kecanduan media sosial 

TRIBUN-BALI.COM - Penggunaan gawai di Indonesia meningkat dengan pesat. Selain membawa dampak positif, pertumbuhan ini juga membawa dampak negatif.

Salah satunya, ketergantungan atau adiksi internet.

Adiksi internet ditandai dengan keasikan yang berlebihan atau kurang terkontrol dalam perilaku penggunaan komputer dan akses internet.

Kondisi ini lalu menyebabkan gangguan atau penderitaan pada yang mengalaminya.

“Menurut SS Black DW, Belsare G dalam paper-nya mendefinisikan adiksi internet sebagai pengguna komputer yang kompulsif.”

Baca: Studi Ini Menunjukkan Perilaku Pecandu Media Sosial Mirip Kecanduan Narkoba

Begitu penjelasan Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision Dimitri Mahayana sebagaimana dikutip Kompas.com, belum lama ini.

Lalu, bagaimana dengan pola pengguna internet di Indonesia?

Dimitri menjelaskan, pada tahun 2018 lalu, mahasiswa S-3 Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan penelitian terhadap 514 responden di Indonesia.

Ia meneliti ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap internet dengan menggunakan metode Internet Addiction Test (IAT).

“Ada 20 pertanyaan yang harus dijawab dalam metode ini. Misal, seberapa sering Anda lebih memilih online daripada keluar dengan teman-teman?”

Baca: Kondisi Otak Kecanduan Game Sama dengan Kecanduan Narkoba

Halaman
123
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved