Niat Melamar Gadis Pujaan, Pemuda Pengangguran Ini Justru Dipolisikan, Faktanya Ini Terungkap

Pemuda berinisial UZ (28), warga Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mengaku tidak menyangka menyetubuhi anak di bawah umur bisa membawanya

Niat Melamar Gadis Pujaan, Pemuda Pengangguran Ini Justru Dipolisikan, Faktanya Ini Terungkap
ilustrasi
Pemuda berinisial UZ (28), warga Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mengaku tidak menyangka menyetubuhi anak di bawah umur bisa membawanya ke balik terali besi. 

Niat Melamar Gadis Pujaan, Pemuda Pengangguran Ini Justru Dipolisikan, Faktanya Ini Terungkap

TRIBUN-BALI.COM, SUMEDANG - Pemuda berinisial UZ (28), warga Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mengaku tidak menyangka menyetubuhi anak di bawah umur bisa membawanya ke balik terali besi.

Anak di bawah umur yang disetubuhi oleh UZ, yakni EAY (15), warga Kecamatan Sumedang Utara.

UZ mengatakan, ia berkenalan dengan EAY pada Oktober 2018.

Dua pekan kemudian, ia menyatakan rasa suka dan ingin melanjutkan ke hubungan lebih serius dengan EAY.

Minggu, 11 November 2018 sekitar pukul 10.00 WIB, UZ mengajak EAY untuk bertamu ke rumahnya.

Pada saat itu kediamaannya dalam kondisi sepi.

"Di situ saya terbawa nafsu," kata UZ di Mapolres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jumat (25/1/2019).

Setelah kejadian tersebut terjadi, beberapa waktu kemudian UZ mendatangi orang tua EAY dan menyampaikan keinginannya untuk siap bertanggung jawab.

Namun ditolak orangtua AEY, karena tidak memiliki pekerjaan tetap dan bukan berasal dari keluarga berada.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved