Kronologi Awak Kapal KRI Pattimura TNI AL Gagalkan Penyelundupan 7 Ribu Belangkas di Aceh

Penyelundupan ribuan belangkas ini sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letnan Kolonel Laut (P) Agung Nugroho

Kronologi Awak Kapal KRI Pattimura TNI AL Gagalkan Penyelundupan 7 Ribu Belangkas di Aceh
via Bangka Pos/ist
Kapal korvet milik TNI AL, KRI Pattimura 

TRIBUN-BALI.COM, - KRI Pattimura-371 Satkor Koarmada I TNI AL berhasil menangkap Kapal membawa muatan ilegal berupa 7.000 ekor belangkas di perairan Aceh Timur, Kamis (24/1/2019).

Dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'KRI Patimura-371 Koarmada I Tangkap Kapal Penyelundup 7.000 Ekor Belangkas di Perairan Aceh Timur', ribuan belangkas tersebut akan dibawa ke wilayah Thailand.

Penyelundupan ribuan belangkas ini sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letnan Kolonel Laut (P) Agung Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Jumat (25/1/2019).

 
"Penangkapan berawal saat KRI Pattimura-371 melaksanakan patroli sektor, mendapatkan kontak kapal yang mencurigakan pada posisi 04° 18’ 82” U - 098° 22’ 98” T di sekitar perairan Aceh Timur," kata Agung.

Menindaklanjuti hal tersebut KRI Pattimura-371 TNI AL melaksanakan prosedur Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) yang dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap muatan, ABK, dan dokumen kapal tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal KM Lumba-Lumba, Tonage 20 Ton, Kebangsaan Indonesia, Pemilik S, Jumlah ABK 3 orang (termasuk Nahkoda)," kata Agung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan muatan, ditemukan hewan belangkas di dalam palka.

Nakhoda kapal KM Lumba-Lumba itu juga tidak dapat menunjukkan dokumen muatan yang sah.

Karena itu, KM Lumba-Lumba diduga melakukan pelanggaran karena muatan tidak sesuai dengan dokumen serta diduga seluruh dokumen kapal palsu.

"Dugaan pelanggaran awal bahwa kapal melanggar Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta mutan hewan belangkas masuk dalam satwa dilindungi berdasarkan SK Menhut No 12/Kpts/II/1987," kata Agung.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved