Pegawai dan Deteni Kaget Saat Digelar Tes Urine yang Dilaksanakan Rudenim Tanpa Pemberitahuan

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar melaksanakan kegiatan tes narkoba kepada pegawai dan juga orang asing yang ditahan.

Pegawai dan Deteni Kaget Saat Digelar Tes Urine yang Dilaksanakan Rudenim Tanpa Pemberitahuan
Rudenim
tes urine Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Selasa (29/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar melaksanakan kegiatan tes narkoba kepada pegawai dan juga orang asing yang ditahan, Selasa (29/1/2019).

Rudenim merupakan satu di antara unit pelaksana teknis yang menjalankan fungsi keimigrasian di bidang pendetetensian, pengisolasian dan pendeportasian

Untuk mewujudkan program Rudenim Denpasar menuju zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM) pada tahun 2019, Rudenim Denpasar yang dikomandoi oleh Karudenim Saroha Manullang, menggelar kegiatan tes urine yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali.

Ia menjelaskan, kegiatan ini dilakukan setelah kegiatan apel 07.30 Wita dan dilanjutkan dengan kegiatan tes narkoba melalui urine secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Kegiatan tersebut mengagetkan seluruh pegawai dan deteni yang ada di Rudenim Denpasar.

Baca: Kodim Klungkung Gelar Tes Urine sebagai Upaya Mencegah Peredaran dan Penggunaan Narkoba

Baca: Dua Tersangka Suruhan Bandar Narkoba Jatim Ditangkap, Akui Akan Edarkan di Denpasar hingga Lapas

Baca: Kodim Klungkung Gelar Tes Urine sebagai Upaya Mencegah Peredaran dan Penggunaan Narkoba

Tujuan selain mewujutkan ASN yang bersih dari korupsi, ASN Rudenim Denpasar juga harus bersih dari peredaran narkoba.

"Makanya kita perlu melaksanakan kegiatan tes narkoba, karena tidak akan mungkin institusi dapat berjalan baik apabila ASN masih yang namanya kecanduan narkoba," ujarnya.

Kegiatan pemeriksaan yang berlangsung di Aula Rudenim ini diikuti oleh semua ASN Rudenim Denpasar tanpa terkecuali.

Bahkan, ASN yang lepas dinas maupun cuti, diwajibkan hadir.

"Selain pegawai, 12 orang asing (deteni) yang ditahan di Rudenim Denpasar diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tes urine guna memastikan Rudenim Denpasar bebas dari Narkoba," ujarnya

Dalam tes urine ini, juga hadir langsung Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinisi Bali AKBP I Gusti Agung Alit Adnyana.

"Intinya setiap kementerian lembaga wajib melaksanakan rencana aksi P4GN (pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba) tersebut," ujarnya

Penulis: Rino Gale
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved