Dalam Waktu Dekat Pansus akan Konsultasi dengan Barindo Soal Raperda Kontribusi Wisatawan

Ketut Suwandhi mengatakan tahapan-tahapan yang mesti dilalui untuk merampungkan Raperda masih panjang

Dalam Waktu Dekat Pansus akan Konsultasi dengan Barindo Soal Raperda Kontribusi Wisatawan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah wisatawan bermain surfing di Pantai Kuta, Badung, Sabtu(29/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang kontribusi wisatawan untuk pelestarian lingkungan alam dan budaya Bali, Ketut Suwandhi mengatakan tahapan-tahapan yang mesti dilalui untuk merampungkan Raperda masih panjang.

“Tahapan-tahapan yang mesti dilakukan cukup panjang,” kata Ketua Komisi II DPRD Bali ini usai memimpin rapat di Ruang Banmus, Kantor DPRD Bali, Selasa (29/1/2019).

Pihaknya dalam waktu dekat akan berkonsultasi dan meminta masukan dari badan perwakilan maskapai asing di Indonesia atau Board of Airlines Representative in Indonesia (Barindo). 

Setelah menemui Barindo dilanjutkan berkonsultasi ke IATA, INACA, Otoritas Bandara, Kementerian Perhubungan dan terakhir ke Kementerian Dalam Negeri.

Baca: Soal Kontribusi 10 Dolar Untuk Wisman yang ke Bali, Made Santha Klaim Dapat Restu 5 Kementrian

Baca: Berikut 6 Film Rekomendasi Wajib Ditonton Dalam Minggu Ini!

Baca: Kisah Cinta Beda Kasta di Bali Akan Diangkat Dalam Sebuah Film

“Pesawat-pesawat nasional yang mempunyai link ke luar negeri itu juga kami minta masukan,” imbuhnya.

Dikatakannya, secara spesifik yang akan dibicarakan dengan Barindo adalah kontribusi itu sendiri.

“Kasarnya (kontribusi itu) nitip di tiket tapi tidak dimasukkan dalam poin-poin komponen tiket. Nilainya digabung tapi ini khusus itemnya,” jelasnya.

Menurutnya, di negara lain banyak yang memakai tax karena payung hukumnya memungkinkan, sedangkan di Indonesia hal itu belum bisa dilakukan karena aturan yang belum memungkinkan.

Baca: IISB Jembrana Resmi Dilantik, Wadahi Para Instruktur Senam

Baca: Dikabarkan Dekati Gisella Anastasia, Begini Jawaban Mischa Chandrawinata

Baca: Billy Syahputra Bongkar Kejadian Di Balik Layar Usai Cekcok Dengan Pengacara Karena Hilda Vitria

“Semua ingin menyukseskan Raperda ini, namun masih dicarikan alternatif payung hukumnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, selanjutnya hal-hal lain yang akan dikonsultasikan ke kementerian adalah terkait payung hukumnya, apakah memungkinkan untuk menggunakan undang-undang yang sudah ada.

Selain itu, yang masih perlu dibahas adalah dana yang dipungut tersebut dikelola Bapenda atau disalurkan ke masing-masing OPD terkait.

“Eksekutif masih mempersiapkan itu semua, teknisnya seperti apa, dari koordinasi-koordinasi yang dilakukan selama ini. Nanti akan dilakukan presentasi saat ke Barindo dan Otoritas Bandara,” imbuhnya.

(*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved