Sekda Dewa Indra Ceritakan Latar Belakang Keluarnya Pergub Tentang Penggunaan Busana Adat Bali

Pemprov Bali mengeluarkan Pergub No. 79 tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali

Sekda Dewa Indra Ceritakan Latar Belakang Keluarnya Pergub Tentang Penggunaan Busana Adat Bali
Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Sejumlah siswa belajar dengan mengenakan busana adat Bali di halaman SMPN 1 Singaraja, Selasa (15/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemprov Bali mengeluarkan Pergub No. 79 tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali.

Melalui Pergub tersebut, setiap pegawai baik negari maupun swasta dan sekolah di Bali diwajibkan menggunakan busana adat Bali setiap Kamis, purnama, tilem, serta hari jadi Pemprov Bali dan kabupaten/kota se-Bali.

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra menjelaskan dasar pemikiran lahirnya Pergub tersebut.

Seberapapun pembangunan dilakukan, kata Dewa Indra, maka tidak boleh hukumnya meninggalkan budaya.

Menurutnya, budaya adalah jantung dari seluruh proses pembangunan yang dilakukan.

Maka pembangunan suatu bangsa tidak boleh meninggalkan budaya, dan jika hal itu terjadi maka bangsa itu akan terasing dari dirinya sendiri.

Baca: Ikut Promosikan Perdamaian, Bandara Ngurah Terima Penghargaan Torch Bearer dari Sri Chinmoy Center

Baca: Tahap Pembusukan Pada Tubuh Setelah Meninggal hingga Hilang Menyatu dengan Tanah Dan Jadi Debu

Baca: Warga Mengeluh! Sisa Pohon Tumbang Tutupi Badan Jalan, Belum Dievakuasi Sejak Seminggu Lalu

"Itulah sebabnya banyak negara melaksanakan modernisasi tetap dalam haluan budayanya. Kita tahu negara-negara seperti China, Jepang, Korea yang sangat maju sekarang itu, dia tidak keluar dari budayanya," kata Dewa Indra menggambarkan.

Baginya, negara-negara tersebut saat ini sudah mengalami kemajuan namun tetap mempertahankan kebudayaannya sehingga tidak menjadi negara yang terasing.

Dalam konteks itu, menurut Dewa Indra, Bali sudah sepatutnya mencontoh negara tersebut dalam konteks pembangunan dan tetap mempertahankan budaya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved