Ini yang Dikritisi Anji Mengenai RUU Permusikan

Beberapa waktu belakangan ini RUU Permusikan jadi gunjingan di kalangan musisi Tanah Air.

Ini yang Dikritisi Anji Mengenai RUU Permusikan
Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah
Anji saat jumpa pers konser esok lebih baik dikawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Beberapa waktu belakangan ini RUU Permusikan jadi gunjingan di kalangan musisi Tanah Air.

Ada beberapa pasal yang dianggap menghalangi kreativitas dari musisi dalam menciptakan semua lagu.

Salah satu musisi tanah air Erdian Aji Prihatanto atau Anji merasa bukan RUU-nya. Namun, draf RUU yang menjadi pro kontra sebagian musisi.

Menurut mantan vokalis band Drive ini ada dua hal yang dikritisi oleh para musisi.

"Salah satunya pasal 5 dan 50 yang berkaitan dengan cara menciptakan musik dan buat beberapa musisi itu agak aneh," ujar Anji di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

Anji sendiri merasa seharusnya RUU permusikan bukan mengatur bagaimana cara berkreasi namun bagaimana melindungi hak dan kreasi itu.

"Itu yang lebih penting dan undang-undangnya kan sudah ada sebenarnya, tapi tinggal disempurnakan, juga tinggal dijalankan," katanya.

Baca: Pasal 5 RUU Permusikan Rentan jadi Pasal Karet, Begini Tanggapan Robi Navicula

Baca: Antida Music Productions Rayakan Musik dengan Menggelar Acara Music Celebration\

Baca: Rilis Video Musik Single Perdana Dream Away, Soul & Kith Kini Fokus Garap Mini Album

Selain itu, pasal 32 yang bertujuan untuk menguji kelayakan seorang musisi, pria berumur 40 tahun itu merasa tidak semua musisi bisa melakukan hal itu.

"Setahu saya ada tiga, madya-menengah-utama. Jadi ada yang memainkan lagu, membaca not balok dan yang menuliskan not balok. Saya rasa tidak semua musisi bisa melakukan itu," kayanya.

"Apakah kalau kita tidak bisa mengikuti itu, jadi kita tidak diakui profesinya sebagai musisi. Itu buat kami para musisi yang mengkritisi, itu adalah hal yang perlu diperhatikan dan juga beberapa pasal lainnya," lanjutnya.

Namun, meski kedua pasal itu mengundang banyak kritikan, menurut Anji keduanya masih dapat diperbaiki lagi dan ia merasa pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap dunia musik.

"Tapi hal kedua yang perlu diingat adalah ini masih draf RUU dan DPR membuka kesempatan para musisi untuk mengkritisi dan mengapresiasi draf RUU Permusikan itu."

"So, jadi kita harus hargai juga bahwa mereka juga memperhatikan lebih dunia musik," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Yang Dikritisi Anji Soal Draf RUU Permusikan

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved