Jelang Imlek, Keluarga Besar Vihara Dharmayana Kuta Giat Bersih-Bersih Patung Artha dan Arca

Sebanyak 300 warga Banjar Dharma Semadhi, Kuta, Badung melakukan pengerjaan secara bersama mempersiapkan lampion, lilin dan membersihkan lingkungan

Jelang Imlek, Keluarga Besar Vihara Dharmayana Kuta Giat Bersih-Bersih Patung Artha dan Arca
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Bersih bersih persiapan Perayaan imlek di Vihara Dharmayana Kuta, Badung, Selasa (29/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Menjelang Tahun Baru Imlek 2570 yang jatuh pada Selasa (5/2/2019) nanti, ratusan warga yang bernaung dalam keluarga besar Vihara Dharmayana, Kuta, sedang melakukan kegiatan bersih-bersih Patung Artha, arca dan lingkungan di sekitaran altar.

Sebanyak 300 keluarga besar Tionghoa di Banjar Dharma Semadhi, Kuta, itu juga melakukan pemasangan lampion dan pernak-pernik lainnya, Selasa (29/1/2019)

Persiapan dengan melakukan kegiatan ini memang sudah dipersiapkan sebulan lalu dengan mengecat ulang dinding, mempersiapkan lilin, serta pemasangan lampion.

"Sebanyak 300 warga Banjar Dharma Semadhi, Kuta, Badung melakukan pengerjaan secara bersama mempersiapkan lampion, lilin dan membersihkan lingkungan," ujar Adi Dharmaja selaku Penangungjawab Vihara Dharmayana.

Secara Tradisional Tionghoa, menurut penanggalan 24 Desember yang jatuh pada Selasa, pembersihan dilakukan di patung arca yang dianggap suci.

Baca: IMLEK 2019 – Tahun Ini Memasuki Shio Babi, Bagaimana Maknanya?

Baca: Nikmati Sajian Khas Tahun Baru Imlek di Hotel Bintang Empat Bali

Baca: Imlek 2019 - Ucapan Selamat Imlek Bahasa Indonesia Inggris, & Mandarin, Bisa Dibagikan Via WhatsAp

"Maka dari itu, setiap pengurus, rohaniwan dan umat membersihkan diri sebelum melakukan aktivitas pembersihan di dalam Vihara. Pembersihan patung arca yang disucikan ini, baru bisa dilakukan sesuai penanggalan Imlek, tepat tanggal 24 Desember. Itu hanya bisa dilakukan sekali setahun dan harus sesuai penanggalan Imlek sendiri," ungkapnya.

Ia menambahkan, persembahyangan tutup tahun itu jatuh pada Senin (4/2/2019) sekitar pukul 17.00 Wita mendatang.

Pihaknya akan melaksanakan upacara di perempatan dan pertigaan seputaran Kuta yang diiringi oleh Liong/naga dan Barongsai.

Tujuannya agar sehari setelah puncak perayaan Imlek senantiasa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.

Tidak hanya itu, terlihat juga para pemuda yang sedang membersihkan busana Barongsai serta latihan setiap hari Selasa pada pukul 20.00 Wita.

Menariknya lagi, saat mengarak Liong dan Barongsai, para pemain yang merupakan generasi ketiga sejak tahun 2002 silam ini berjalan di depan rumah warga yang sudah menyediakan angpao.

"Ya dengan kegiatan ini agar menimbulkan aura yang positif dalam menyambut perayaan tahun baru ini. Untuk pemain Barongsai ada 5 dan Liong ada satu," jelasnya. (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved