Breaking News:

Spesialis Pencurian Kos Ini Akui Cuma Butuh Waktu 30 Menit Lakukan Aksinya

Jajaran Satreskrim Polresta Denpasar berhasil meringkus terduga pelaku pencurian yakni Riski Andi Selamet Rahayu (22) dengan sasaran rumah atau tempat

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Humas Polresta Denpasar
Polisi saat memberikan keterangan di hadapan awak media, Kamis (31/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

 
TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Jajaran Satreskrim Polresta Denpasar berhasil meringkus terduga pelaku pencurian yakni Riski Andi Selamet Rahayu (22) dengan sasaran rumah atau tempat kos di sejumlah wilayah Denpasar.

“Berawal dari adanya laporan polisi bahwa ada pencurian pada 9 Januari 2019 di rumah kos Perum Natah Abasan Denpasar, anggota mendatangi dan melakukan olah TKP,” ungkap Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, Kamis (31/1/2019) di Mapolresta Denpasar.

 
AKBP Nyoman Artana menambahkan dari hasil di lokasi diperoleh data dan informasi bahwa pelaku memakai sepeda motor Suzuki Satria FU warna biru no polisi DK 7168 UD.

 
Pelaku dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU dengan membawa alat berupa pahat memantau situasi di seputaran tempat kejadian perkara dan dilihat situasi sepi selanjutnya pelaku memarkir sepeda motor di pinggir jalan selanjutnya pelaku jalan kaki menuju kamar kos-kosan.

 
Kemudian anggota Resmob melakukan penyelidikan tentang keberadaan sepeda motor dan barang yang hilang di tempat kejadian perkara.

 
Lalu pada hari Rabu 30 Januari 2019 tim menemukan barang bukti berupa HP J1 milik korban yang hilang di Dwi Novian, selanjutnya sekira pukul 05.30 Wita berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku Riski Andi Selamet Rahayu di kosnya Jalan Imam Bonjol Gg. 100 Pemecutan Kelod, Denpasar.

Baca: Selama Sepekan, Polsek Kuta Utara Ringkus Pelaku Pencurian di Sejumlah Lokasi

Baca: Hasil Visum Temukan Luka Robek, Empat Palaku Pemerkosaan Siswi SMP Hanya Diam dan Menutup Wajah

Baca: Ini 23 Adegan Pembunuhan Sadis Pada IA, Satu Pelaku Nekat Perkosa Korban yang Sudah Tewas

 
“Pelaku menggunakan modus masuk ke dalam kamar kos dengan cara mencongkel pintu menggunakan pahat yang dibawanya. Pelaku membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk melakukan aksinya hingga menguras barang berharga di kamar kos korban,” ungkapnya.

 
Dari pengakuan pelaku, ia melakukan pencurian sebanyak empat kali di lokasi berbeda, yakni tempat kos Jalan Gunung Kelimutu, tempat kos Jalan Pura Demak, tempat kos Jalan Pulau Moyo dan tempat kos Jalan Gunung Salak.

 
Barang bukti yang berhasil diamankan dari tempat kos pelaku di antaranya sebuah HP merk Samsung J1 warna hitam, sebuah pisau, sebuah helm merk INK Freedom warna abu-abu, sebuah pahat, sebuah jaket kain warna merah marun, sebuah tas compaq, sebuah topi warna hitam bergambar logo ormas.

 
Juga sebuah celana jeans warna hitam merk Zairo, sebuah ikat pinggang berwarna merah merk Oke, sebuah tas slempang warna hitam, sebuah camera Go Pro Hero 3+, sebuah camera Go Pro 4K, sebuah tab Advan warna putih, sebuah Hp Advan warna putih, sebuah Hp Mito warna putih, sebuah Hp Coolpad warna hitam, sebuah camera digital merk Lumix, sebuah Hp Evercross warna putih, sebuah Hp sambung hitam, sebuah Hp merk Sony warna hitam, dan dua buah Vape (rokok elektrik).

 
Sementara untuk sepeda motor yang digunakan pelaku di tempat kejadian perkara, tiga hari setelah kejadian telah dijual oleh pelaku.

 
Terhadap pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved