Wagub Cok Ace Minta Anggota PHRI Bali Implementasikan 4 Pergub Ini

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meminta anggota PHRI Bali untuk mengimplementasikan 4 Pergub

Wagub Cok Ace Minta Anggota PHRI Bali Implementasikan 4 Pergub Ini
Humas Pemprov
Wagub Cok Ace saat membuka Rakerda IV PHRI BPD Provinsi Bali, di ruang rapat Kantor Bali Tourism Board, Renon, Sabtu (2/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meminta anggota Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Bali untuk mengimplementasikan 4 Peraturan Gubernur (Pergub).

4 Pergub tersebut diantaranya yaitu Pergub No 79 tahun 2018 tentang hari penggunaan busana adat Bali; Pergub No 80 Tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali; Pergub No 97 Tahun 2018 tentang pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai; serta Pergub Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Harapan tersebut disampaikan Wagub Cok Ace saat membuka Rakerda IV PHRI BPD Provinsi Bali, di ruang rapat Kantor Bali Tourism Board, Renon, Sabtu (2/2/2019).

Baca: 3 Zodiak Paling Beruntung saat Valentine Day, Pisces Lebih Bergairah dan Romantis

Baca: Satgas Antimafia Bola Temukan Hal Janggal Saat Geledah Kantor PT Gelora Tri Semesta, Ini Petunjuknya

Wagub Cok Ace juga menyampaikan, dalam menyusun rencana ataupun program kerja ke depan yang penting bagi PHRI adalah menyelaraskan program tersebut dengan undang-undang maupun peraturan yang ada termasuk Peraturan Gubernur (Pergub).

Dengan demikian keberadaan PHRI tidak hanya akan menggerakkan ekonomi masyarakat, namun juga turut menjaga kelestarian budaya, adat, serta alam Bali.

Baca: Ubah Bungkus Kopi jadi Tas Belanja, Puluhan Ibu-ibu PKK Ikut pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik

Baca: Indbuildtech Bali 2019 Digelar Selama Lima Hari, Berikut Agenda Seminar yang Diadakan

"Pergub ini memang tidak bisa memberikan sanksi pidana bagi yang melanggarnya, namun sebagai bentuk tanggung jawab moral kita, sudah sepatutnya kita mematuhi peraturan yang ada, mari kita implementasikan pergub yang ada, sehingga ke depannya alam dan budaya Bali akan terjaga dan pariwisata akan tumbuh semakin baik dan berkualitas," imbuhnya.

Wagub Cok Ace yang didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A A Gede Yuniartha Putra juga meminta agar PHRI dapat menyikapi serius trend wisatawan yang ada, dan menyesuaikan dengan selera pasar yang ke depannya diproyeksi wisatawan milenial yang akan memenuhi pasar, dimana wisatawan ini memiliki karakter gemar mencari pengalaman baru, wisata petualangan, eksplorasi dan perjalanan darat.

Turut hadir dalam Rakernas kali ini Ketua MUDP Provinsi Bali Jero Gede Suwena Putus Upadesha, Ketua PHRI kabupaten / kota se-Bali, serta para pelaku pariwisata di Bali.(*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved