Bongkar Bisnis Ilegal Jual Tubuh Satwa Dilindungi, Polisi Temukan BB Kuku Beruang hingga Tanduk Rusa

Praktek penjualan bagian tubuh satwa dilindungi yang dilakoni pelaku RH alias R diduga sudah terjadi sejak lama

Bongkar Bisnis Ilegal Jual Tubuh Satwa Dilindungi, Polisi Temukan BB Kuku Beruang hingga Tanduk Rusa
Humas Polres HSU
Pelaku, RH alias R (19) dan sebagian kecil barang bukti.  

Ulah pelaku ini sendiri bisa dibongkar berdasarkan hasil penyelidikan petugas yang akhirnya membuat pelaku tertangkap tangan.

Pada saat itu pelaku sedang memperjual-belikan yang diduga dari potongan-potongan tulang, tengkorak, gigi, kulit, dan lain-lain dari hewan yang dilindungi.

Bagian tubuh satwa yang diperjualbelikan pelaku, saat itu ada ditemukan tersimpan di dalam mobil yang dibawa pelaku.

Selain itu ternyata juga masih ada disimpan di rumah isteri pelaku di Desa Nelayan, kecamatan Sungai Tabukan, HSU.

Dari semua barang bukti yang disita petugas, untuk yang ditemukan di rumah isteri pelaku adalah kulit Kuwuk, kulit Rusa dan tanduk Rusa.

Baca: Penyebab Fenomena Banyak Ular di Australia Tersangkut di Kaleng Minuman

Baca: Benarkah Anak Bungsu Lebih Cerdas Dibanding Saudaranya? Riset Ini Menjelaskan

Kapolres HSU Ahmad Arif Sopiyan melalui KBO Satreskrim Polres HSU, Ipda Rianda Putra Utama, Minggu (3/2/2019), saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan pelaku dan barang bukti.

"Sekarang masih dalam pemeriksaan penyidik," katanya.

Untuk saat ini pelaku disangkakan telah melangar pasal 40 ayat 2 jo pasal 21 ayat 2 huruf b dan d UU RI No 05 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Yakni, setiap orang dilarang untuk menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan kulit, tubuh atau bagian bagian lain satwa yang dilindungi dalam keadaan mati.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul RH Warga HSU Menjual Bagian Tubuh Hewan Dilindungi Secara Online, Inilah Daftar Hewan yang Dijualnya

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved