Meski Naik, Jumlah Kunjungan Wisman ke Bali Belum Capai Target

Pemerintah Provinsi Bali menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata sepanjang 2018 mencapai 6,5 juta kunjungan

Meski Naik, Jumlah Kunjungan Wisman ke Bali Belum Capai Target
Tribun Bali / Hisyam Mudin
Menjelang hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, suasana pantai Kuta saat ini mulai dipadati wisatawan, Kamis (21/12/2017). (ilustrasi) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR- Pemerintah Provinsi Bali menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata sepanjang 2018 mencapai 6,5 juta kunjungan, pernyataan ini dikutip dari hasil wawancara yang dilakukan oleh tim (republika.co.id) bersama Kepala Dinas Pariwisata Bali.

Namun sayangnya, meski secara akumulatif kunjungan wisman tahun 2018 lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2017 yang tercatat mencapai 5.697.739 orang atau naik sebesar 6,54 persen, belum mampu menyentuh target yang diharapkan. 

“Jumlah wisman yang datang langsung ke Bali selama tahun 2018 tercatat menjadi 6.070.473 orang,” ujar Kepala BPS Provinsi Adi Nugroho dalam rilis yang diterima Tribun Bali pada Minggu (3/2/2019).

Kunjungan wisman selama tahun 2018 didominasi oleh wisman asal Tiongkok (22,43 persen), Australia (19,26 persen), India (5,83 persen), dan sejumlah negara lainnya dengan persentase di bawah lima persen.

Baca: Sejumlah Pihak Khawatir Imbas Penerapan Kontribusi 10 Dolar untuk Wisman di Bali, Ini Respon Cok Ace

Baca: 2.000 Wisman China Ditargetkan Kunjungi Balingkang Kintamani Festival 2019

Baca: Meski 1 Juta Wisman Batal Datang ke Indonesia, Bali Tetap Dikunjungi Wisman Australia

Negara yang mengalami peningkatan jumlah wisman terbesar selama tahun 2018 berasal dari India yang tercatat sebesar 29,75 persen dan hal ini diduga terkait dibukanya penerbangan langsung Denpasar-Mumbai.

Sementara wisman asal Tiongkok mengalami penurunan hingga 1,76 persen dan hal ini diduga terkait terbongkarnya kasus praktik mafia perjalanan wisata dari Tiongkok pada bulan Oktober 2018.

Jumlah kunjungan wisman di tahun 2018 tetap meningkat, namun belum mencapai target yang diinginkan yakni sebanyak 6.5 juta orang. Sedangkan yang baru dicapai atau dipenuhi hanya sebanyak 6 juta.

Peningkatan jumlah kunjungan wisman selama tahun 2018 mencapai 6,64 persen dari 5.697.739 orang di tahun 2017 dan kini  menjadi 6.027.159 orang. (*) 

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved