Saat Dihalau Justru Ngajengit, Kera Ekor Panjang Masuk ke Rumah-rumah Warga di Ubud

Maraknya pembangunan di dekat Sungai Ayung, di sepanjang Kecamatan Ubud hingga Payangan diduga membuat kera ekor panjang terusik.

Saat Dihalau Justru Ngajengit, Kera Ekor Panjang Masuk ke Rumah-rumah Warga di Ubud
dok
Seekor kera ekor panjang masuk ke pemukiman warga di Banjar Kutuh, Desa Sayan, Ubud belum lama ini. 

Ia menduga, ekosistem mereka terganggu lantaran maraknya pembangunan akomodasi yang berdekatan dengan sungai.

Selain itu, penebangan pohon juga marak terjadi. Karena itu, kera-kera ini naik ke pemukiman warga untuk mencari makan.

“Mereka (kera) ini tingganya di di pinggir Sungai Ayung. Kemungkinan karena maraknya pembangunan dan penebangan pohon, membuat mereka terganggu,” ujarnya. (weg)

Masuk Restoran Ganggu Wisatawan

Selain masuk ke pemukiman, kera ekor panjang juga terkadang mengganggu lalu lintas. Beberapa hari ini, kera tersebut duduk di pinggir jalan dengan ekornya menjuntai ke jalan.

Tepat saat itu, ada seorang pengendara perempuan yang melitas dan melindas ekor kera ini, sehingga pengendara hampir jatuh karena terkejut.

Tak hanya dipemukiman warga, kera ini juga masuk ke restoran hotel hingga mengganggu kenyamanan tamu.

“Keranya tidak banyak. Tapi cukup meresahkan, terutama bagi yang memiliki anak kecil, karena kera ini seakan tak takut apa pun".

"Saya harap, pihak terkait mengevakuasi kera-kera ini supaya tak mengganggu warga dan keselamatan kera juga terjamin,” ujar Prajuru Banjar Kutuh, Ketut Parsa. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved