Inem Jogja, Wanita Berdarah Bali yang Pilih jadi "Wong Edan" Penebar Kebaikan

Citra "Inem" di kota Yogyakarta mulai diubah oleh Made Dyah Agustina, yakni menjadi "wong edan" penebar kebaikan

Inem Jogja, Wanita Berdarah Bali yang Pilih jadi
Instagram @inemjogja
Made Dyah Agustina saat menjadi Inem "wong edan" si penebar kebaikan. 

Ia hanya ingin berbagi kebaikan dan menjadi manusia bermanfaat untuk kota tempat tinggalnya, Yogyakarta.

Namun sejak peristiwa dirinya diusir oleh pihak kemanan di Malioboro, sosok Inem Jogja menjadi viral.

"Saya melakukan ini sejak Januari 2018. Terus waktu diusir sama keamanan itu jadi viral dan banyak ibu-ibu ketemu di jalan minta foto," ucap dia.

Bagi Made, menjadi Inem adalah wujud rasa terima kasihnya untuk Yogyakarta yang telah membuatnya mampu mencapai kesuksesan.

Orang tua Made adalah perantau asal Bali yang saat itu belum memiliki pekerjaan di Yogyakarta.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk berjualan balon di alun-alun utara.

Made merasa bersyukur dirinya bisa bersekolah tinggi meski bukan berasal dari keluarga kaya.

"Saya bersyukur bisa sekolah sampai S2 di Yogya, bisa cari uang, hidup bahagia sama suami dan anak. Orang tua juga nggak perlu lagi jualan di jalan," kenang Made.

Baca: BMKG Keluarkan Peringatan Waspadai Tinggi Gelombang 3 Hari ke Depan

Baca: Balingkang Kintamani Festival (BKF) Direncanakan Jadi Salah Satu Event Besar Tahunan

Selain menjadi ibu rumah tangga, Made juga mengelola sanggar.

Saat ini, sudah ada lima sanggar milik Made yang tersebar di kota Jogja.

"Total muridnya sekarang ada 300 dan sudah sering tampil di televisi swasta," ujarnya.

Made hanya menarik biaya sekitar Rp 25.000 hingga Rp 50.000 bagi mereka yang ingin belajar di sanggar, tergantung dari lokasi sanggar dan jenis tari yang dipelajari.

Hanya menyertakan surat keterangan tak mampu dari kelurahan, mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu pun bisa belajar dengan gratis di sanggarnya.

Untuk memberikan fasilitas terbaik bagi murid-muridnya, Made menjalin kerja sama dengan beberapa yayasan.

Dengan cara ini, Made menarik biaya murah kepada murid sekadar untuk menggaji para guru yang membantunya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Inem Jogja, Mantan Dosen yang Pilih Jadi "Wong Edan" demi Kebaikan

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved