Prabowo Sebut Dirinya Bingung Negara Ini Punya Siapa : ‘Punya Genderuwo Katanya’

Prabowo heran sebagai mantan prajurit TNI, ia sulit untuk mengkredit pinjaman, padahal sarat-sarat pinjaman, sudah terpenuhi.

Prabowo Sebut Dirinya Bingung Negara Ini Punya Siapa : ‘Punya Genderuwo Katanya’
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Calon Presiden Prabowo Subianto (tengah) hadir dalam acara Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Untuk Pemenangan Prabowo Sandi di Jakarta, Sabtu (26/1/2019). Acara tersebut bertujuan untuk mendukung dirinya sebagai Capres dan Cawapres Sandiaga Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2019-2024. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengatakan bahwa ia memiliki keterbatasan logistik dalam mengikuti Pemilu Presiden 2019.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri HUT Federasi Serikat Pekerja Metal seluruh Indonesia (FSPMI) di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu, (6/2/2019).

"Dari awal kita mengakui kita ini paket hemat, pahe, uang kita terbatas," ujar Prabowo.

Keterbatasan logistik itu salah satunya karena sulitnya mengupayakan pinjaman dana ke bank. Selain itu Prabowo juga mengaku sulit untuk menjual asetnya.

"Saya mau dagang aja sulit. Saya engga bisa dapat pinjaman uang dari Indonesia, dari luar negeri pun saya mau jual aset susah, teman-teman saya juga, Sandi juga. Saya bingung negara ini punya siapa? Punya genderuwo katanya, punya genderuwo?" katanya.

Prabowo heran sebagai mantan prajurit TNI, ia sulit untuk mengkredit pinjaman, padahal sarat-sarat pinjaman, sudah terpenuhi.

Sementara di satu sisi para pengemplang pajak dengan mudahnya mendapatkan pinjaman.

"Aku pinjam uang engga dilayani, saya engga apa apa, tapi itu orang-orang yang tukang ngemplang utang rakyat, dikasih lagi, kredit terus terus. Saya engga ada masalah," katanya.

Oleh karena itu menurut Prabowo jangan heran, bila dalam pemilu kali ini alat perga kampanye Prabowo-Sandi tidak terlalu banyak.

Alat peraga kampanye yang sudah terpasang di sejumlah tempat pun menurut Prabowo, kebanyakan berasal dari relawan.

"Makanya ada yang bertanya, ko engga ada ya baliho Prabowo-Sandi? Uangnya sedikit, kalaupun ada yang pasang saya enggak tahu siapa, mungkin relawan. Jadi mohon maaf saya tidak bisa kasih kaos kepada saudara, Tapi saudara-saudara baliho Prabowo-Sandi ada di hati rakyat," pungkasnya. (*) 


Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved