Pemilu 2019

Aplikasikan Prosedur Pengamanan Pemilu, Lanud TNI AU I Gusti Ngurah Rai Gelar Simulasi  

Puluhan pendemo yang tidak terima dengan hasil penghitungan rekapitulasi Pileg dan Pilpres 2019 langsung mengadakan aksi di depan Patung Kuda Kuta

Aplikasikan Prosedur Pengamanan Pemilu, Lanud TNI AU I Gusti Ngurah Rai Gelar Simulasi   
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana simulasi TNI AU I Gusti Ngurah Rai dalam pengamanan Pileg dan Pilpres 2019, Jumat (8/2/2019) 

Dari pembekalan tersebut ditindaklanjuti dengan pengaplikasian yang digelar pada sore tadi.

Sekiranya terjadi demo atau aksi anarkis dari massa pendukung yang mengarah ke Bandar Udara kita lakukan pengamanan kira-kira seperti simulasi tadi.

Dimana dalam pemilu, TNI merupakan baris kedua dalam pengamanan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

“TNI di baris kedua membantu Polri dalam pengamanan. Seperti disampaikan pimpinan teratas bahwa 2/3 dari kekuatan TNI akan diperbantukan dalam pengamanan,” imbuhnya.

Baca: Relawan Demokrasi KPU Badung Turun ke Jalan Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2019

Baca: Jelang Pemilu 2019, MUDP Berikan 4 Syarat Pembuatan Ogoh-Ogoh

Baca: Jelang Pemilu, Bawaslu Provinsi Bali Telah Tertibkan Ribuan APK dan Temukan Pelanggaran Ini

 
Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi menegaskan sebagai prajurit yang profesional, netralitas merupakan harga mati.

“Jangan memihak kepada siapapun dalam pelaksanaan pemilu legislatif  dan presiden 2019,” tegas Danlanud.

Lebih lanjut Danlanud mengatakan tugas pokok Tentara Nasional Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa Indonesia.

Salah satu tugas TNI dalam operasi militer selain perang (OPSM) adalah melaksanakan bantuan kepada Pemerintah Daerah dan Polri (atas permintaan) dalam menangani kerusuhan sosial yang terjadi, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Ia menambahkan, pembekalan dan  latihan PAM Pemilu tahun 2019 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel Lanud I Gusti Ngurah Rai agar profesional dan handal dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam rangka turut mensukseskan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019.

“Utamakan keselamatan selama pelaksanaan latihan, laksanakan latihan sesuai  prosedur sehingga nantinya saat pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan aman  sesuai harapan pimpinan,” pesan Danlanud kepada seluruh anggotanya.

Dalam  pembekalan dan latihan personel Lanud I Gusti Ngurah Rai diberikan pedoman dan petunjuk serta prosedur saat menghadapi permasalahan maupun kendala saat bertugas melaksanakan PAM pemilu legislatif dan Presiden.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved