Kebakaran di Pasar Kumbasari Hanguskan Toko Alat-Alat Banten, Segini Taksiran Kerugian

Toko Sahati yang menjual alat-alat banten dan pakaian adat Bali, hangus dilalap si jago merah, Sabtu (9/2/2019) pagi.

Tribun Bali/Putu Supartika
Kebakaran toko di Pasar Kumbasari Denpasar, Sabtu (9/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Toko Sahati yang menjual alat-alat banten dan pakaian adat Bali, hangus dilalap si jago merah, Sabtu (9/2/2019) pagi.

Toko ini berada di Jalan Gambuh, Denpasar yang juga berada di lantai satu Pasar Kumbasari, Denpasar.

Penjaga Toko, Kadek Mike Sowia Utari (19), mengatakan saat pukul 09.00 Wita ia bersama kakaknya sembahyang di toko tersebut.

Selesai sembahyang toko tersebut ditutup dan ia pulang bersama kakaknya.

Ketika di perjalanan pulang dirinya ditelepon oleh temannya yang mengabarkan, bahwa toko tempatnya bekerja terbakar.

"Sekitar pukul 09.44 Wita, saat dalam perjalanan baru sampai di Banjar Pengiasan, saya ditelepon oleh teman saya bahwa toko terbakar," kata perempuan yang tinggal di jalan Cokroaminoto Gg. Bangau No. 23 Denpasar ini

Ia kemudian kembali ke toko dan mendapati tokonya sudah ludes dan api hampir padam.

 
Sementara pemilik toko, Ni Nyoman Sukarmi (63), menuturkan dirinya baru tahu tokonya terbakar pukul 10.30 Wita.

Mendengar kabar tersebut ia bergegas menuju ke tokonya.

Baca: Jalan Gajah Mada Macet Akibat Kebakaran Toko di Pasar Kumbasari

Baca: Warung Gusti Sudiana Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

Baca: Taman Kumbasari Kini Dilengkapi Wifi Gratis, Alternatif Tempat Belajar Bagi Siswa di Denpasar

"Saya ditelepon teman di pasar jam setengah 11," kata Sukarmi yang tinggal di jalan Gelogor Carik No. 18 Denpasar.

Kebakaran tersebut diperkirakan karena korsleting listrik dan api muncul dari dalam toko.

"Dari balon lampu katanya. Lama memang tidak digunakan balonnya," imbuh Sukarmi.

Dikonfirmasi Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, mengatakan sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi, pemadaman dilakukan oleh petugas pengamanan pasar.

 
Petugas mendobrak rolling door lalu menyemprotkan Apar untuk memadamkam api.

 
"Pukul 10.00 Wita Damkar tiba di TKP dan membantu pendinginan serta menjaga api agar tidak meluas, dan pukul 10.30 Wita penanganan selesai dilaksanakan," kata Joni.

 
Toko yang terbakar ini memiliki luas kurang 2 x 4 meter.

 
 Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir capai Rp 10 juta.

 
Toko ini tak terbakar habis karena masih ada barang-barang yang bisa diselamatkan. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved