Dua Pelajar Diamankan karena Mencuri Motor, Satu di Antaranya Mencuri Demi Ganti Velg

Sat Reskrim Polres Klungkung mengamankan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor yang masih berstatus pelajar.

Dua Pelajar Diamankan karena Mencuri Motor, Satu di Antaranya Mencuri Demi Ganti Velg
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Tersangka Febrianto menunjukan sepeda motor yang dicurinya ketika diamankan di Polres Klungkung, Selasa (12/2/2019) 

Ia membawa kabur Yamaha Mio warna hitam Nopol DK 4583 MI

"Setelah kami menerima laporan kehilangan sepeda motor, kami lakukan penyelidikan. Aksi tersangka jelas terekam CCTV, dan kami amankan yang bersangkutan hari itu juga," jelas Mirza.

Karena usia masih di bawah umur, tersangka tidak ditahan dan diupayakan diversi dalam penyelesaian masalah hukumnya.

Selain itu Sat Reskrim Polres Klungkung juga mengamankan Febrianto (19), Minggu (3/2/2019) diamankan setelah mencuri sepeda motor milik Siti Nur Mawadah yang diparkir di Jalan Diponogoro, tepatnya di lingkungan Lebah, Jumat (1//2/2019). Pelaku dikenal sebagai seorang joki balapan liar yang kerap beraksi di Wilayah Bypass Klungkung dan Gianyar

"Saat itu saya abis nonton Calonarang di Desa Getakan, dan tiba-tiba sepeda motor mati di sekitar lingkungan Lebah," jelas siswa kelas XII di salah satu SMK Pariwisata di Klungkung itu.

Ia sempat menaruh sepeda motornya yang mati di rumah bibinya di Lingkungan Lebah. Ketika hendak pulang ke tempat kostnya di Jalan Subali, Semarapura ia melihat sepeda motor Jupiter MX Nopol DK 4409 SR terparkir di pinggir jalan.

"Saya takut bangunkan bibi saya untuk minta diantar ke kost. Jadi saya ambil sepeda motor itu, kebetulan tempat kunci sepeda motor itu sudah rusak," ungkapnya.

Ia pun membantah sepeda motor itu akan dijual atau digunakan untuk balapan liar. Sepeda motor itu rencananya akan ia kembalikan dan di lokasi awalnya ia mengambil.

Namun belum sempat mengambil sepeda motor itu, ia sudah diamankan petugas kepolisian. Bahkan, kaki kiri tersangka harus dilumpuhkan dengan timah panas.

"Sementara tersangka Febrianto kita jerat pasal 363 KUHP, dengan hukuman penjara sampai 7 tahun," Tegasnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved