Tarif 15 Ruas Tol Akan Naik, Salah Satunya Tol Bali Mandara? Begini Penjelasan PT. JBT

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, ada 15 ruas tol yang bakal naik

Tarif 15 Ruas Tol Akan Naik, Salah Satunya Tol Bali Mandara? Begini Penjelasan PT. JBT
Tribun Bali/Rino Gale
Kamis (24/1/2019) Terlihat dua pengendara bule salah memasuki jalur tol Bali Mandara khusus roda empat 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, ada 15 ruas tol yang bakal naik pada tahun ini. Salah satunya ruas tol Bali Mandara.

 
Kenaikan tarif ini sesuai dengan aturan di mana badan usaha jalan tol (BUJT) berhak menaikkan tarif setiap dua tahun sekali untuk kepastian pengembalian investasi.

 
Aturan tersebut termaktub di dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Dikonfirmasi terpisah, Corporate Public Relations dan Development PT Jasamarga Bali Tol (Pengelola Tol Bali Mandara), Drajat Hari Suseno mengatakan, memang secara PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, Tol Bali Mandara sudah waktunya dilakukan penyesuaian tarif.

 
“Masih jauh penyesuaian tarifnya. Tol Bali Mandara sesuai ketentuan UU memang setiap 2 tahun sekali dilakukan penyesuaian tarif. Tapi itu nanti di akhir Tahun 2019 baru jatuh tempo dua tahun pemberlakuan penyesuaian tarifnya itu,” jelas Drajat, Selasa (12/2/2019).

 
Ia menegaskan penyesuaian tarif tersebut masih lama di akhir Tahun 2019 mengenai besaran kenaikannya berapa Drajat belum mengetahuinya karena diputuskan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 
“Penyesuaian besaran tarifnya ditetapkan berdasarkan besaran inflasi daerah setempat dan ditetapkan oleh Menteri melalui BPJT."

"Mengenai penyesuaian tarif ini agar tidak panik atau timbul pro dan kontra. Karena penyesuaian masih lama tidak dalam waktu dekat,” tuturnya.

 
Aturan tersebut termaktub di dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

 
Anggota BPJT Koentjahjo Pamboedi menuturkan, seharusnya ada 18 ruas tol yang dapat mengalami kenaikan tarif pada tahun ini.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved