Jalur Penghubung di Abang Tertutup Longsor, Pengguna Roda 4 Harus Memutar ke Wilayah Ini

Bencana longsor kembali melanda wilayah Bali. Material longsor menutupi seluruh badan jalan. Beruntung tak ada korban di sana.

Jalur Penghubung di Abang Tertutup Longsor, Pengguna Roda 4 Harus Memutar ke Wilayah Ini
tribun bali/saiful rohim
Longsor menutup badan jalan di Banjar Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Rabu (13/2/2019). Petugas BPBD bersama warga membersihkan material longsor. 

Bencana longsor kembali melanda wilayah Bali. Jalur Penghubung di Abang Tertutup Longsor, Pengguna Roda 4 Harus Memutar ke Wilayah Ini. Material longsor menutupi seluruh badan jalan. Beruntung tak ada korban di sana.

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bencana longsor kembali melanda wilayah Bali.

Selasa (12/2/2019) sore, hujan lebat yang terjadi di wilayah Abang, Karangasem, mengakibatkan tebing di kawasan Banjar Sega, Bunutan longsor disertai pohon tumbang.

Material longsor menutupi seluruh badan jalan. Beruntung tak ada korban di sana.

Rabu (13/2/2019), Kepala Dusun Sega, Komang Kariana menjelaskan, tak ada korban jiwa serta luka-luka saat kejadian.

Baca: Cokelat Bentuk Mr P Laris Manis Jelang Valentine, Made Wira Astika Sampai Kelabakan Layani Pemesan

Baca: Bupati Badung Minta Anak Buahnya Tak Seenaknya Keluar Luar Daerah, Siapa yang Dimkasud?

Baca: Anak Ini Menangis Saat Tahu Angpaunya Hilang di Bagasi Pesawat, Pihak Lion Air Beri Keterangan

Baca: Ditemukan Tewas Terikat di Kebun Sawit, Organ Dalam Bocah 11 Tahun Ini Hilang

Hanya material longsor menutup jalan penghubung antara Banjar Dinas Sega menuju Banjar / Desa Bunutan, Kecamatan Abang.

"Kemarin sore hujan lebat sampai tadi malam. Saya tahu kejadian pagi, pukul 06.00 wita," ungkaap Kariana, sapaannya.

Ditelepon sama ketua tempek (kelompok) pemukan Asah. Kemungkinan kejadiannya malam, saat hujan lebat disertai peetir."

Saat ini material longsor dievakuasi BPBD dibantu Babinsa, Bhabinkamtibnas, Perbekel, PMI, dan warga telah memindahkan maaterial ke pinggir jalan.

Saat ini jalan baru bisa dilalui kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan roda empat harus memutar.

"Warga Sega yang mau ke Bunutan harus memutar melalui jalan provinsi ke Culik, Amed, dan Bunutan."

"Jarak tempuh 1 sampai 1.5 jam. Kalau lewat jalan biasa paling 15 menitan," tambahnya. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved