Tanam Pipa Untuk Buang Limbah Laundry, Di Tukad Taman Pancing, Pengusaha Ini Didenda Rp 1 Juta

Dari tiga orang yang diajukan, hanya 2 pelanggar saja yang hadir, termasuk pembuang limbah di kawasan Tukad Taman Pancing.

Tanam Pipa Untuk Buang Limbah Laundry, Di Tukad Taman Pancing, Pengusaha Ini Didenda Rp 1 Juta
Humas Pemkot Denpasar
Pelaksanaan Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (13/2/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar menyidang tipiringkan 3 orang pelanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum. 

Namun, dari tiga orang yang diajukan, hanya 2 pelanggar saja yang hadir, termasuk pembuang limbah di kawasan Tukad Taman Pancing

Keduanya didenda beragam sesuai dengan keputusan Sidang Tipiring yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (13/2/2019).

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa mengatakan ini merupakan sidang penindakan serangkaian sidak yang dilaksanakan beberapa hari belakangan ini. 

Terdapat 3 orang yang diajukan untuk disidang tipiring, namun demikian yang hadir hanya 2 orang.

"Kita ajukan sidang tipiring terhadap 3 orang pelanggar, namun yang hadir hanya 2 orang, nanti kita agendakan sidang lagi bagi yang belum hadir," katanya.

Dua orang yang disidang ini terdiri atas pembuang sampah dan pembuan limbah di kawasan Tukad Taman Pancing, Denpasar

Dimana, pengusaha laundry tersebut kedapatan membuang limbah ke sungai dengan menanam pipa di bantaran sungai.

Namun demikian pihaknya menekankan bahwa sidang tipiring ini merupakan upaya untuk memberikan edukasi bagi masyarakat. 

Sehingga pemahamanan akan pentingnya mentaati aturan yang berlaku. 

"Bagi para pelanggar Perda tentu kami akan tindak tegas," kata Gustra.

Adaun Sidang Tipiring yang dipimpin oleh Majelis Hakim IGN Partha Bhargawa dan Panitera I Keett Adiun ini menjatuhkan hukuman denda Rp 300 ribu kepada pembuan sampah serta Rp. 1 Juta bagi pembuang limbah di kawasan Tukad Taman Pancing sesuai dengan Perda Nomor 15 Tahun 2018 tentang ketertiban umum. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved