Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar Rayakan Hari Jadi Pertama Tepat di Hari Valentine
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Denpasar menggelar perayaan ulang tahun yang pertama bertepatan dengan hari Valentine
Penulis: Noviana Windri | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Denpasar menggelar perayaan ulang tahun yang pertama bertepatan dengan hari Valentine di Aula Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Denpasar, Kerobokan, Kuta, Badung, Kamis (14/2/2019)
Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar, Lili menyebutkan warga binaan hanya mempersiapkan dua hari untuk perayaan ulang tahun yang bertepatan dengan hari valentine.
"Anak-anak kami ini sebenarnya orang-orang yang mempunyai bakat dan talenta dan luar biasa. Kami sebagai petugas hanya memberi pembinaan mengingatkan ayo kita belajar lebih baik lagi, berkreativitas di dalam.
Persiapannya tidak memakan waktu cukup lama cuma dua hari persiapan saja sudah seperti ini," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa hari valentine atau hari kasih sayang tidak hanya saat tanggal 14 Februari melainkan setiap hari merupakan hari kasih sayang dengan para warga binaan lapas perempuan Klas IIA Denpasar.
"Sebenarnya kami setiap hari juga sudah penuh dengan kasih sayang. Kami setiap pagi saya harus masuk ke blok untuk menyapa apa kabar kalian, kalian sehat, yang baik di sini. Tidak boleh bertengkar, jaga keamanan. Setiap hari kami seperti hari valentine. Tidak hanya kali ini saja. Setiap hari kami harus valentine dan valentine," tambahnya.
Selain perayaan ulang tahun yang pertama Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Denpasar, juga terdapat pemeran hasil karya para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
"Justru kami mengundang ibu Deskranasda karena kami tidak punya banyak link di luar. Kami mohon kepada ibu untuk kalau ada pameran bisa kerjasama dan diikutsertakan karena warga binaan kami ini orang-orang yang mempunyai bakat luar biasa. Sayang kalau tidak kita angkat mereka biarpun mereka masih menjalani hukuman," tutupnya.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar dan juga Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra menyebutkan kehadirannya adalah untuk membantu melakukan pemasaran hasil kerajinan para WBP.
"Dalam hal ini saya ingin memberikan motivasi untuk mereka bahwa bisa menjadi lebih baik dari yang kemarin dan juga mereka di balik tembok ini bisa berkreativitas,"
"Saya melihat warga binaan ini sudah banyak menghasilkan hasil kerajinan, pakaian, tas rajut, kerajinan daur ulang juga sangat luar biasa. Sekarang yang menjadi permasalahan kan bagaimana kita bisa membantu pemasarannya. Dan saya selaku ketua Dekranasda ingin membantu bersinergi bekerja sama dengan memasarkan hasil kerajinan mereka,"
"Kan kami di kota Denpasar sering mengadakan event. Begitu halnya dengan teman-teman lainnya seperti disabilitas, gangguan jiwa dan lainnya. Kami juga ingin membantu memasarkan hasil kerajinan warga binaan di sini. Tapi sebelum memasarkan saya harus pakai dulu. Harapan kami begitu setelah keluar dari lapas mereka mempunyai keahlian dan penghasilan," jelasnya.
Salah seorang warga binaan, Ling Ling (28) seorang warga negara asal Taiwan yang sedang menjalani hukuman penjara 5 tahun 3 bulan sejak 2015 lalu karena kasus narkotika jenis sabu-sabu berharap di hari Valentine bisa tetap melihat ke depan agar bisa menjalani hidup.
"Ya harus tetap melihat ke depan biar bisa menjalani hidup. Tidak perlu lihat ke samping atau ke belakang nanti pasti takut. Ya nanti kalau sudah bebas semoga tidak ada perlakuan dibeda-bedakan," ujarnya.
Turut hadir pada kesempatan itu anggota Asosiasi Bordir, Endek dan Songker (Asbest) Kota Denpasar yang nantinya akan kerjasama melaksanakan pelatihan dengan WBP Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Denpasar.
Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra dan anggota Asosiasi Bordir, Endek dan Songker (Asbest) Kota Denpasar juga berikan 30 coklat kepada WBP melalui Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lapas-perempuan-kelas-iia-denpasar.jpg)