Oknum Polisi Tembak Kepala Hingga Tewas, Istri Tak Berhenti Menangis: Papi Kok Secepat Itu

Oknum Polisi Tembak Kepala Hingga Tewas, Istri Tak Berhenti Menangis: Papi Kok Secepat Itu

Oknum Polisi Tembak Kepala Hingga Tewas, Istri Tak Berhenti Menangis: Papi Kok Secepat Itu
NET
Ilustrasi Polisi bunuh diri. 

TRIBUN-BALI.COM, BATAM -- Pernyataan resmi Polda Kepri mengenai Bripka Kristian Poltak Bosca Sitorus, anggota polisi yang bunuh diri di kantor Polsek Batuampar, Batam.

Saat ini polisi sedang menyelidiki alasan Bripka Kristian sampai nekad mengakhiri nyawanya sendiri di depan teman seprofesi.

Bripka Kristian ditemukan tewas di Polsek Batuampar, Batam, Senin (13/2/2019).

Baca: Nenek 75 Tahun Dibunuh Kekasihnya Berusia 26 Tahun, Polisi Temukan Ceceran Sperma di Tubuh Korban

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S. Erlangga mengungkapkan, Bripka Kristian menembakkan senpi yang dipinjam dari teman kerjanya, Brigadir Asep.

Brigadir Asep Sufriana, polisi pemilik senjata api yang digunakan Bripka Kristian Poltak Bosca Sitorus menembak kepalanya sendiri, Rabu (13/2/2019) menjalani pemeriksaan.

"Sedang kita mintai keterangannya," ujar Erlangga, Kamis (14/2/2019).

Baca: Penumpang: Pesawat Lion Air Terbalik di Udara Lalu Terjadi Turbulensi, Ini Penjelasan Lion Air

Menurut Erlangga, selama ini pengawasan Polda Kepri terhadap penggunaan senjata api sangat ketat.

"Kita sampaikan, bahwa yang bersangkutan (Bripka Kristian) tidak memegang senjata api, itu milik rekannya. Dan selama ini bagi yang mendapatkan izin memegang senjata api itu melalui tahap yang ketat," tegasnya.

Selain itu, dalam izin kepemilikan itu pun setiap satu tahun diperbaharui.

Baca: Gunung Agung Meletus Saat Valentine Day, Gempa-gempa ini Pemicunya hingga Ada Sinar Api

Dan bila tidak lulus dalam tahapan psikologi, tidak akan diberikan.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved