Breaking News:

Fakta Mengejutkan di Balik Kasus Paedofilia di Klungkung, Arist: Bali Surga Nomor 3 Asia Tenggara

Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait membeberkan jumlah kasus paedofilia di Indonesia.

Tribun Bali/Busrah Ardans
Arist Merdeka Sirait mendatangi Polda Bali, Kamis (14/2/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait membeberkan jumlah kasus paedofilia di Indonesia.

Dia mengejutkan awak media dengan menyebut Bali sebagai surganya.

"Bali surga nomor tiga di tingkat Asia Tenggara dalam kasus Paedofilia. Yang pertama Thailand, Filipina, dan Indonesia (Bali),” kata Arist di Polda Bali, Kamis (14/2) kemarin.

Menurut dia, indikatornya banyak sekali, banyak pelaku-pelaku sudah ditangkap. Di aplikasi-apliksai juga banyak disebutkan agar datang ke Bali sebagai sex tourism.

Dan kasus terakhir, pelaku   dihukum 12 tahun penjara.

"Nah ini termasuk kasusnya Jakarta Internasional School yang sudah meninggal. Itukan terduganya sembunyi dulu di Bali. Jadi ini jaringan sudah sindikat internasional. Betul itu, karena beberapa peristiwa yang ditangkap Polda Bali dan dihukum itu semua sindikat internasional. Ada Italia, Australia, ada negara Eropa," terangnya.

Baca: Komnas PA Beber Pengakuan Korban Paedofilia di Ashram: GI Ajak Korban Mandi Bersama

Arist pun menduga terduga pelaku kasus paedofilia di ashram Klungkung memiliki jaringan di India. Dugaannya jaringan internasional.

"Ini dugaannya dekat sama India. Model yoganya kan ada perbedaan. Dugaannya bisa internasional apalagi ada bantuan karena saya mendengar ada bantuan kepada asrama ini," ungkapnya.

Berdasarkan data yang diperolehnya, di Bali ada 89 kasus paedofilia yang diketahui terlapor.

"Di Bali tahun 2018 itu saya mendapatkan jumlah kasus ada 89 kasus paedofilia (bentuk kekerasan seksual/sodomi) dan itu lebih rendah Thailand dan Filipina. Itu evaluasi 2018 tapi nomor tiga kita ini. Itu juga yang terlaporkan, kan banyak juga tuh pendekatan kemiskinan di desa-desa," bebernya.

Halaman
1234
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved