Seorang Anak Tewas Akibat Ledakan Granat, Diduga Granat Dipakai Mainan

Sebuah granat lontar (grenade launcher mortir) meledak di pemukiman warga di wilayah Cibungbulang, Kabupaten Bogor,

Seorang Anak Tewas Akibat Ledakan Granat, Diduga Granat Dipakai Mainan
surya/galih lintartika
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah granat lontar (grenade launcher mortir) meledak di pemukiman warga di wilayah Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis (14/2/2019).

Akibat kejadian tersebut, satu anak meninggal dunia dan dua anak lainnya menderita luka di bagian tangan dan kaki.

Komandan Distrik Militer 0621 Letkol Harry Eko Sutrisno mengatakan, diduga pemicu ledakan disebabkan karena benda tersebut dipakai sebagai mainan oleh korban.

"Anak-anak (korban) bermain ke daerah lapangan tembak dan menemukan benda yang diduga granat itu. Lalu di bawa pulang ke rumah dan dibuat mainan, di pukul-pukul hingga mengakibatkan terjadinya ledakan," ucap Harry, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dirinya menambahkan, jarak antara lokasi latihan tembak dengan pemukiman warga cukup jauh sekitar dua kilometer.

Saat itu, sambung Harry, korban bermain dan masuk ke lokasi latihan militer itu.

Di sana, mereka menemukan benda yang diduga granat lontar dan dibawa pulang.

"Mereka tidak tahu kalau benda itu diduga granat, di bawa pulang dan dibuat mainan," kata Harry.

Atas kejadian itu, ia mengimbau kepada warga, khususnya anak-anak agar tidak menjadikan area latihan militer sebagai tempat bermain.

"Korban luka sudah mendapat perawatan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan polisi setempat," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Granat Meledak di Pemukiman Warga di Bogor, 1 Anak Meninggal", .
Penulis : Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah
Editor : Aprillia Ika

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved