Abrasi di Pantai Mengening, BWS Bali-Penida Sebut Belum Ada Program Penanganan Khusus

Dengan panjang garis pantai 83,786 kilometer, panjang garis pantai yang terabrasi yakni sepanjang 23,01 kilometer

Abrasi di Pantai Mengening, BWS Bali-Penida Sebut Belum Ada Program Penanganan Khusus
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai 2, Danang Raditya Permadi saat ditemui Tribun Bali di Balai Wilayah Sungai Bali-Penida, Denpasar, Bali, Jumat (16/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Berdasarkan data yang Tribun Bali himpun dari Balai Wilayah Sungai Bali-Penida dari tahun 2015 hingga 2018, Kabupaten Badung memiliki panjang garis pantai 83,786 kilometer.

Dengan panjang garis pantai tersebut, panjang garis pantai yang terabrasi yakni sepanjang 23,01 kilometer dan laju kemunduran garis pantai 1,96 meter/tahun.

Salah satu pantai di Kabupaten Badung yang terkena dampak abrasi, yakni di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Mengwi, Badung,Bali.

Menurut Ketua Kelompok Nelayan Baruna 3 Desa Cemagi, I Ketut Alit Suyadnya, abrasi yang nyaris merobohkan bangunan Balai Kelompok Nelayan Baruna 3 yang sudah dibagun sejak tahun 2014 berlangsung selama setahun dan puncak abrasi terparah terjadi pada bulan Desember 2018 lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai 2, Danang Raditya Permadi menyebutkan pihaknya belum melakukan survei di Pantai Mengening dan belum mendapat laporan dari pemerintah daerah.

"Kalau di Pantai Mengening, kami belum melakukan survei karena belum ada laporan atau informasi dari Pemkab Kabupaten Badung maupun usulan dari masyarakat," ujarnya kepada Tribun Bali, Jumat (15/2/2019).

Saat ditanya mengenai program penanggulangan abrasi di Pantai Mengening, Balai Wilayah Sungai Bali-Penida menyebutkan belum ada program khusus penanganan abrasi Pantai Mengening.

"Kami akan segera melakukan survei identifikasi kerusakan abrasi di Pantai Mengening. Serta kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah," tambahnya.

Balai Wilayah Sungai Bali-Penida memiliki tugas dan fungsi dalam hal pengendalian daya rusak air, salah satunya pengamanan garis pantai.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved