Liga 1

Ini 15 Nama Tersangka yang 'Disikat' Satgas Antimafia Bola, dari OB hingga Pucuk Pimpinan PSSI

Satgas Antimafia Bola bergerak cepat sejak dibentuk pada Desember 2018.

Ini 15 Nama Tersangka yang 'Disikat' Satgas Antimafia Bola, dari OB hingga Pucuk Pimpinan PSSI
TRIBUN BALI/MARIANUS SERAN
Ketua Umum PSSI, Joko Driyono: Satgas Antimafia Bola bergerak cepat sejak dibentuk pada Desember 2018. Satgas Antimafia Bola telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus yang berbeda-beda. Terbaru, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, menjadi tersangka ke-15 yang ditangkap oleh satgas. 

Ini 15 Nama Tersangka yang 'Disikat' Satgas Antimafia Bola, dari OB hingga Pucuk Pimpinan PSSI. Satgas Antimafia Bola bergerak cepat sejak dibentuk pada Desember 2018. Satgas Antimafia Bola telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus yang berbeda-beda.

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Satgas Antimafia Bola bergerak cepat sejak dibentuk pada Desember 2018.

Satgas Antimafia Bola telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus yang berbeda-beda.

Diawali isu penyuapan dan pengaturan skor yang diembuskan Manajer Madura FC, Januar Herwanto, Satgas Antimafia Bola akhirnya dibentuk untuk mengatasi karut-marut sepak bola Indonesia.

Kantor Komdis PSSI Disegel Satgas Anti Mafia Bola, Kasus Ini yang Sedang Ditangani. Beberapa penyidik Satgas Anti Mafia Bola tambahan tampak mendatangi kantor PSSI yang berada di FX Office Tower, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019)
Kantor Komdis PSSI Disegel Satgas Anti Mafia Bola, Kasus Ini yang Sedang Ditangani. Beberapa penyidik Satgas Anti Mafia Bola tambahan tampak mendatangi kantor PSSI yang berada di FX Office Tower, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019) (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Kasus pertama yang ditangani satgas adalah laporan dari Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, soal pemerasan yang dilakukan oleh oknum PSSI.

Tak lama setelah itu, Satgas Antimafia Bola yang diketuai oleh Hendro Pandowo itu langsung menangkap 4 tersangka.

Keempat tersangka itu adalah Johar Lin Eng (Anggota Exco PSSI dan Ketua Asprov Jawa Tengah), Priyanto (mantan anggota Komite Wasit), Dwi Irianto (anggota Komisi Disiplin PSSI), dan Anik Yuni Artika Sari (anak Priyanto).

Joko Driyono saat menyaksikan penggeledahan Satgas Antimafia Bola yang dilaksanakan di kediamannya di Apartemen Tamam Rasuna, Kuningan, Jakarta, Kamis (14/2/2019).
Joko Driyono saat menyaksikan penggeledahan Satgas Antimafia Bola yang dilaksanakan di kediamannya di Apartemen Tamam Rasuna, Kuningan, Jakarta, Kamis (14/2/2019). (Dok: Satgas Antimafiabola)

Tak berhenti di situ, Satgas Antimafia Bola kembali bergerak dengan mengamankan Nurul Safarid, wasit laga Persibara Banjarnegara vs Persekabpas Pasuruan.

Nurul Safarid terbukti menerima sejumlah uang untuk memenangkan Persibara pada laga tersebut.

Selain itu Satgas Antimafia Bola juga menetapkan empat perangkat pertandingan Persibara vs Persekabpas lainnya sebagai terangka.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved