Berita Banyuwangi

Banyuwangi dan PTPN XII Kembangkan Pariwisata Perkebunan

Pemkab Banyuwangi bersama PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, akan mengembangkan beragam destinasi pariwisata perkebunan.

Banyuwangi dan PTPN XII Kembangkan Pariwisata Perkebunan
Haorrahman
Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi salah satu perkebunan 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi bersama PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, akan mengembangkan beragam destinasi pariwisata perkebunan.

Di Banyuwangi terdapat 12 perkebunan di bawah naungan PTPN XII yang tersebar mulai wilayah utara hingga selatan Banyuwangi, dengan aneka komoditi tanaman perkebunan seperti kopi, cokelat, karet, dan aneka tanaman kayu.

Wilayah perkebunan juga memiliki daya tarik khas yang menjadi keunggulannya.

“Wilayah perkebunan ini biasanya berhawa sejuk, rindang, banyak yang dilalui sungai jernih dan berarus, pemandangannya juga indah. Selain itu setiap perkebunan juga memiliki rumah khas peninggalan Belanda yang dulu menjadi rumah bagi sindernya, bisa jadi wisata heritage. Belum lagi budaya masyarakat setempat juga bisa diangkat. Apabila dikemas dengan apik akan menjadi sebuah destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Selasa (19/2/2019).

Menurut Anas, pengelola perkebunan terluas di Banyuwangi adalah PTPN XII. Karena itu, Anas mengajak PTPN XII untuk mengembangkan berbagai destinasi pariwisata baru.

“Kami melihat potensi yang luar biasa yang ada di wilayah perkebunan. Dengan bersinergi bersama antara daerah dan PTPN XII, akan menghasilkan kolaborasi pengembangan pariwisata yang luar biasa,” kata Anas.

Kolaborasi pengembangan pariwisata dengan PTPN XII akan memberikan banyak manfaat. Baik bagi daerah, pihak perkebunan terutama bagi warga yang tinggal di area perkebunan.

Baca: Training Emotional Spiritual Quotient untuk ASN Banyuwangi

Baca: Penyelesaian Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember Jadi Prioritas

Baca: Banyuwangi Hadirkan Pipiltin Cocoa di Chocolate Food Festival

“Tidak hanya perusahaan, warga perkebunan bisa mendapatkan nilai tambah dari pariwisata selain menjadi pekerja di perkebunan. Mereka bisa menjual makanan, membuka homestay dan sebagainya. Inilah multiplier effect yang bisa dihasilkan dari pengembangan pariwisata ini,” ujar Anas.

Direktur Utama (Dirut) PTPN XII M. Cholidi menyambut baik dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pariwisata di wilayah perkebunan PTPN XII Banyuwangi.

Sinergi ini akan menjadi peluang yang bagi bagi PTPN XII untuk mengembangakan potensi yang ada di perkebunan.

“Selain menjalankan core bisnis di bidang perkebunan, kami memang memiliki misi untuk mengembangkan bisnis non core, salah satunya pengembangan destinasi pariwisata perkebunan. Ini akan menjadi sinergi yang sangat baik bagi kedua pihak,” kata M. Cholidi.

M. Cholidi akan mulai mengeksekusi beberapa lokasi perkebunan. Di antaranya pengembangan Doesoen Kakao, yang berada di areal Perkebunan Kendeng Lembu, dan Perkebunan Kali Kempit, Kecamatan Glenmore, serta Perkebunan Kampe, di Kecamatan Wongsorejo.

Saat ini untuk Doesoen Kakao telah mulai berjalan destinasi agro wisata edukatif pengolahan cokelat dan menjadi tempat diselenggarakannya beberapa even sporttourism daerah.

“Kami akan mulai pengerjaan untuk mengemas agar menjadi destinasi yang menarik di beberapa perkebunan. Kami berharap semua berjalan lancar,” tambahnya. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved