Lebih Disiapkan dari Tahun Lalu, Ketua PHDI Imbau Semua Provider Ikut Memutuskan Internet saat Nyepi

Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, Bali mendapat penghargaan dari dunia karena bisa menghentikan internet dalam 24 jam

Lebih Disiapkan dari Tahun Lalu, Ketua PHDI Imbau Semua Provider Ikut Memutuskan Internet saat Nyepi
Tribun Bali/Putu Supartika
Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, Bali mendapat penghargaan dari dunia karena bisa menghentikan internet dalam 24 jam pada Nyepi tahun 2018 lalu.

Oleh karena itu dalam Nyepi tahun 2019, hal itu akan dilanjutkan.

“Dan itu dapat penghargaan dari seluruh dunia karena hanya di Bali bisa hentikan internet 24 jam dengan cara sengaja. Di tempat lain belum bisa,” kata Sudiana, saat ditemui di IHDN Denpasar, Selasa (19/2/2019).

Ia menambahkan hal itu bisa dijalankan karena semua stakeholder memiliki satu tujuan yaitu membuat situasi Nyepi yang berlangsung baik dan aman.

Baca: Pemutusan Internet Kembali Diusulkan pada Nyepi Tahun Ini, Ini Kata Ketua PHDI Bali

Baca: Semua Gerai KFC di Mongolia Ditutup Usai Ratusan Orang Alami Keracunan, Bakteri Ini Penyebabnya

Baca: Jelang Nyepi, Perajin Ogoh-ogoh Banjir Pesanan

Untuk tahun ini, ia mengatakan dari unsur KPID dan Kominfo telah berkoordinasi lebih awal terkait pemutusan atau penghentian internet sehingga tidak mendadak.

“Kalau dulu kan mendadak, hanya seminggu waktunya sehingga provider jadi kelabakan. Sekarang sudah dari jauh-jauh hari sehingga semuanya siap sedia melakukan antisispasi karena sudah ada pelajaran kemarin,” kata Sudiana.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak termasuk provider yang ikut ber-yadnya sehingga Nyepi bisa terlaksana jauh lebih baik tanpa internet.

“Kalau sesuai dengan tradisi, kalau sekali dilaksanakan, itu disempurnakan. Ini imbauan kita sudah mengirim surat ke Jakarta dan kita harapkan semua pihak kecuali rumah sakit, bandara dan pemerintah untuk ikut (mematikan internet),” imbuh Sudiana.

Selain itu, ia juga mengajak semua provider untuk memutuskan koneksi internet di Bali saat Nyepi.

“Dengan begitu, kita biasa untuk mengistirahatkan diri, pikiran, dan perkataan demi meningkatkan kualitas diri,” katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved