Pilpres 2019

Umar Kirim Bukti Video Koster, ORI Bali & Tim Prabowo-Sandi Resmi Laporkan ke Bawaslu

Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali, Umar Al Khatab, meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum Pemilu (Bawaslu) melakukan investigasi

Umar Kirim Bukti Video Koster, ORI Bali & Tim Prabowo-Sandi Resmi Laporkan ke Bawaslu
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Gubernur Bali, Wayan Koster. 

BPD Prabowo-Sandi yakin bahwa Polri akan tetap bersikap netral. Fabian juga menyatakan jika semangat Kapolda Bali terhadap Bali patut diacungi jempol dan apresiasi.

"Jangan sampai kebaikan Polda Bali dirusak oleh persepsi publik," tambahnya.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Roside juga mendesak Bawaslu agar segera menyikapi laporan BPD Prabowo-Sandi Bali.

Dirinya melanjutkan keberanian dan ketegasan Bawaslu Bali mengusut hal tersebut diuji apakah tidak tebang pilih dalam menyikapi laporan.

“Kami desak Bawaslu segera menyikapi laporan ini. Jangan takut, baru yang melakukan kubu petahana, hukum harus ditegakkan secara adil,” kata Andre di Jakarta saat dikonfirmasi dari Denpasar, Senin kemarin.

Ia juga menegaskan dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 sudah jelas menyatakan kepala daerah harus netral.

Menurut Andre, Bawaslu harus menindak tegas kepala daerah yang melanggar aturan kampanye. Pihaknya akan mengapresiasi langkah Bawaslu bila berani tegas.

“Ya memang Bawaslu harus tegas berpegangan pada Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 bahwa memang kepala daerah harus netral," kata Andre.

Menolak Menjawab

Saat dikonfirmasi terkait laporan yang dilayangkan kubu Prabowo-Sandi ke Bawaslu Bali tersebut, Koster memilih menolak menjawab.

Pria yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini mengaku sedang memimpin rapat. “Maaf ya, lagi rapat, lagi rapat,” kata dia singkat saat dihubungi Tribun Bali, Senin (18/2).

Seperti diberitakan Tribun Bali sebelumnya, Koster terang-terangan mengkampanyekan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'aruf Amin tepat di hadapan Kapolda Bali, Pangdam IX Udayana dan anak-anak muda yang hadir pada acara Milenial Road Safety Festival.

"Program ini menjadi fokus dan perhatian dari Presiden Joko Widodo," ujar Koster di hadapan semua para peserta. Sebanyak 80 ribu lebih generasi millenial dari kabupaten dan kota se-Bali hadir di acara ini.

Koster lalu mengajak kaum millennial yang hadir dari seluruh Bali untuk memilih Jokowi pada Pemilu 17 April mendatang.

"Pada Pemilu 17 April nanti, pilih Jokowi untuk kembali melanjutkan programnya. Pilih nomor satu, setuju?" ujar Koster sambil menunjuk satu jari tangannya.

Bahkan Koster minta ribuan kaum milenial tersebut untuk mengangkat tangan dengan menunjuk satu jari. Ajakan tersebut  langsung direspon dengan menjawab; "setuju," sambil menunjuk satu jari tangan mereka.

Saat ditanya terkait tindakan kampanye usai acara tersebut, Koster mengaku pernyataan itu dilontarkan secara spontan dan tanpa persiapan apapun. Ia juga mengaku sebagai Ketua DPD PDIP Bali dirinya juga memiliki tanggung jawab untuk memenangkan paket Jokowi- Ma’ruf.

"Ya mumpung hari libur, sekaligus mengajak kaum millennial agar mencintai presiden dan mendukung Bapak Joko Widodo untuk menang sebagai Presiden periode kedua,” tandas Koster, sembari menyatakan saat itu posisinya bukan sebagai Gubernur karena hari libur.

Ketika para awak media kembali menanyakan kapasitas dia di acara Millenial Road Safety Festival ini, Koster mengatakan kapasitas dirinya sebagai Ketua DPD PDIP Bali dan gubernur.

"Kapasitas, ya saya sebagai ketua partai dan sebagai gubernur. Kan sekarang hari libur boleh aja. Hari libur bebas, hari libur bebas," tutupnya. (gil/riz)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved