Mahasiswi Semester 8 Nekat Lakukan Hal Tak Terpuji di Tempat Ibadah, Ini Pengakuan Lengkap Siska

Mahasiswi Semester 8 Nekat Lakukan Hal Tak Terpuji di Tempat Ibadah, Ini Pengakuan Lengkap Siska

Mahasiswi Semester 8 Nekat Lakukan Hal Tak Terpuji di Tempat Ibadah, Ini Pengakuan Lengkap Siska
instagram
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, MALANG- Pencuri uang senilai Rp 213 Juta di Pondok Pesantren Al Ishlahiyah telah ditangkap anggota Reskrim Polsek Singosari pada Senin (18/2/2019).

Dari hasil pencurian itu, polisi telah memperoleh beberapa bukti terutama terkait modus pelaku dalam melakukan pencurian.

Pelaku bernama Siska, mahasiswi semester 8 di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang.

Baca: Mata Najwa Beberkan YT Order Rp 40 Juta Setiap Kemenangan Bali United, Ini Klarifikasi Yabes Tanuri

Berikut ini sejumlah fakta pencurian yang terjadi di Pondok Pesantren Al Ishlahiyah Kota Malang

1. Menyamar Seperti Santri Ponpes

Kanit Reskrim Polres Singosari, Iptu Supriyono mengatakan, dalam melakukan aksinya, pelaku masuk ke wilayah Pondok Islahiyah dengan menyamar seperti santri Ponpes.

Kemudian pelaku memasuki ruangan kantor dan mencari kunci-kunci yang berada di laci lemari.

Polsek Singosari saat melakukan rilis pelaku pencurian di Pondok Pesantren Al Ishlahiyah Singosari, Rabu (20/2/2019). 

Setelah kunci-kunci lemari itu ditemukan, pelaku kemudian mencari salah satu kunci yang dipakai untuk membuka pintu lemari yang berisi uang tersebut.

Baca: Tangkap Dua Anggota Ormas, Kapolres Badung: Dia Ikut Saat Keributan Antar Ormas di Teuku Umar

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved