Antisipasi Kecurangan, Bupati Klungkung 'Pelototi' Penerapan e-Tukin, Jika Fiktif Ini Sanksinya

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta terus mengevaluasi penerapan e-Tukin (tunjangan kinerna elektronik) terhadap aparatur daerah di Klungkung.

Antisipasi Kecurangan, Bupati Klungkung 'Pelototi' Penerapan e-Tukin, Jika Fiktif Ini Sanksinya
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika menyampaikan evaluasi prihal penerpaan sistem e-Tukin, Jumat (22/2/2019). Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta terus mengevaluasi penerapan e-Tukin (tunjangan kinerna elektronik) terhadap aparatur daerah di Klungkung. Bahkan Suwirta mengancam akan memberikan sanksi tegas, jika ada kecurangan-kecurangan yang sengaja dilakukan pegawai demi mengejar poin e-Tukin 

Antisipasi Kecurangan, Bupati Klungkung 'Pelototi' Penerapan e-Tukin, Jika Fiktif Ini Sanksinya

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta terus mengevaluasi penerapan e-Tukin (tunjangan kinerna elektronik) terhadap aparatur daerah di Klungkung.

Bahkan Suwirta mengancam akan memberikan sanksi tegas, jika ada kecurangan-kecurangan yang sengaja dilakukan pegawai demi mengejar poin e-Tukin

Sudah hampir dua bulan, Pemkab Klungkung menerapkan e-Tukin (tunjangan kinerja elektronik) terhadap seluruh pegawai Negeri di Klungkung.

Dalam eveluasi yang dilakukan sebelumnya, rata-rata pasca diterapkan e-Tukin tunjangan pegawai meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Bali United Vs Persela Lamongan, Imbang Sudah Cukup

Baca: Saat Sekarat Erni Beri Isyarat Ini Agar Si Janin Selamat, Pelaku Langsung Belah Perut Korban

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming RCTI Timnas Indonesia Vs Kamboja, Bisa Diakses di Smartphone

 

Hal ini juga membuat pegawai negari semakin bergairah untuk bekerja, dan mengikuti kegiatan-kegiatan kedinasan.

Misal pegawai mulai disiplin untuk mengikuti apel, dan bahkan hadir di acara car free day setiap hari Minggu demi mengejar point demi point.

Misal ada pejabat di eselon II, tahun lalu tunjangannya perbulan Rp 15.000.000, setelah diterapkan e-Tukin, jumlah tunjangannya bulan Januari menjadi Rp 47.624.224.

Namun demikain pejabat itu tetap harus menerima tunjangan maksimumnya berjumlah Rp 20.749.763 .

"Satu sisi memang sistem ini membuat pegawai makin bergairah, tapi jangan main-main dengan e-Tukin ini. Apa lagi sampai memanipulasi data," ujar Suwirta

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved