Menang Tajen, Pekak Adan Langsung Beli Sabu -- Terancam Habiskan Usia Senja di Penjara

Dari hasil judi tajennya itulah, Adan akhirnya memutuskan untuk membeli tujuh paket sabu dengan total berat 1.05 gram brutto

Menang Tajen, Pekak Adan Langsung Beli Sabu -- Terancam Habiskan Usia Senja di Penjara
Tribun Bali/Ratu Ayu
Polisi menggiring tersangka Jebit dan Adan ke sel tahanan Mapolres Buleleng, Jumat (22/2/2019). 

Polisi berhasil mencium tindakan yang dilakukan Adan. Ia akhirnya ditangkap di kediamannya, Minggu (10/2/2019) pukul 15.15 Wita.

Dari tangkapan ini, selain mengamankan tujuh paket sabu, polisi juga berhasil menyita satu buah bong (alat isap sabu, red) dan satu buah korek api gas.

Selain Adan, Aparat Satuan Narkoba Polres Buleleng juga berhasil menangkap Komang Gede Seneng alias Komang Jebit, warga asal Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pria berusia 33 tahun ini merupakan seorang pengendar.

Jebit berhasil diciduk Sabtu (9/2) saat hendak menjual satu paket sabu kepada seorang pengguna di kawasan Kampung Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Jaringan Semua Sama
Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP I Ketut Suparta menjelaskan mereka mendapat informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Penarukan sering digunakan transaksi narkoba.

Akhirnya mereka melakukan penyelidikan dan menemukan Komang Gede Seneng alias Komang Jebit hendak menjual sabu.

Dihadapan polisi, tersangka Jebit mengaku sudah dua minggu mengedarkan narkoba. Terkait asal-usul barang harap tersebut diakui AKP Suparta masih dalam tahap penyelidikan.

"Mereka berdua ini tidak saling kenal. Jaringannya semua sama, terputus. Semuanya pemain baru," terangnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) atau paaal 127 ayat (1) huruf A, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 8 Miliar. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved