Digadang-gadang sebagai Pasar Rakyat Termegah, Pasar Badung Baru masih Terkendala Masalah Air

Dari tampak dalam, pasar ini juga dilengkapi dengan eskalator dan lift serta basement parkir di bawah tanah.

Digadang-gadang sebagai Pasar Rakyat Termegah, Pasar Badung Baru masih Terkendala Masalah Air
Tribun Bali/Putu Supartika
Terlihat seorang pedagang sudah mulai berjualan pada soft opening Pasar Badung, Minggu (24/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasar Badung digadang-gadang sebagai pasar rakyat termegah di Indonesia dengan dilengkapi ornamen khas Bali.

Dari tampak dalam, pasar ini juga dilengkapi dengan eskalator dan lift serta basement parkir di bawah tanah.

Selain itu, penataan di dalam pasar juga terlihat sangat modern bak swalayan.

Pembangunan pasar ini menghabiskan dana sebesar Rp 150 miliar.

Namun dengan kemegahan pasar ini, bukan berarti tak ada masalah.

Salah satu masalah yang dialami saat ini yakni terkait kebutuhan air.

Direktur PD Pasar Kota Denpasar, AAN Yuliartha mengatakan saat ini pasokan air di Pasar Badung masih mengandalkan air bawah tanah (ABT) dengan dua pompa ABT.

Hal ini karena air dari PDAM belum masuk akibat belum turunnya hibah pembangunan Pasar Badung dari pusat (Jakarta) dan belum turunnya legalitas formal dari pimpinan.

"Airnya masih memanfaatkan dua pompa ABT, PDAM belum masuk. Kami khawatir pompa rusak dan pasokan air tersendat. 30 menit saja tak ada air bisa kacau ini. Apalagi pompanya sempat rusak dua kali, mudah-mudahan untuk seterusnya lancar," kata Yuliartha saat Soft Opening Pasar Badung, Muinggu (24/2/2019).

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved