Digadang-gadang sebagai Pasar Rakyat Termegah, Pasar Badung Baru masih Terkendala Masalah Air

Dari tampak dalam, pasar ini juga dilengkapi dengan eskalator dan lift serta basement parkir di bawah tanah.

Tribun Bali/Putu Supartika
Terlihat seorang pedagang sudah mulai berjualan pada soft opening Pasar Badung, Minggu (24/2/2019) 

Sementara permasalahan lain menurutnya tidak ada, hanya perlu pembiasaan pedagang agar menaruh barang dagangannya secara rapi.

Selain itu, untuk plang nama pedagang, juga akan disiapkan oleh PD Pasar agar seragam.

Sementara itu, terlihat pedagang di Pasar Badung masih menggunakan kantong plastik dalam melayani pembeli.

Padahal di Kota Denpasar sendiri telah ada Perwali Nomor 36 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata meminta agar memaklumi hal tersebut.

Baca: Pasar Badung Baru Telah Beroperasi, 1 Minggu Belum Angkut Barang Pedagang Akan Kena Konsekuensi

Baca: Pedagang Pasar Badung Khawatir Kehilangan Pelanggan, Komang Nira: Mudah-mudahan Laris

Baca: Anda Ingin Membuka Bisnis Franchise? Beberapa Hal Ini Perlu Diperhatikan

"Semua orang mungkin harus memaklumi keadaan ini karena penertiban penggunaan kantong plastik di pasar rakyat agak sulit dikarenakan jumlahnya orangnya banyak. Beda dengan supermarket yang induknya cuma satu sehingga lebih mudah dalam pengaturannya," katanya.

Selain itu, adanya persaingan pedagang di pasar rakyat atau pasar tradisional ini juga jadi pemicu sulitnya penerapan pengurangan kantong plastik ini.

"Misal ada satu pedagang sudah mau, sementara pedagang lain belum mau mengurangi penggunaan plastik ini, pasti yang sudah mau ini akan ikut yang masih pakai plastik," katanya.

Sehingga pihaknya akan menekankan kepada para konsumen agar saat ke pasar membawa kantong sendiri sehingga bisa menekan pengunaan kantong plastik.

"Untuk pengurangan, saya yakin pasti sudah jalan, tapi belum bisa maksimal dan masih akan terus kami sosialisasikan," imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved