Adakan Pelatihan Ketenagakerjaan, Pemkot Denpasar Telah Terbitkan 9.245 Sertifikat Kompetensi

Mereka yang berasal dari luar Bali juga bisa datang ke Denpasar untuk ikut pelatihan ketenagakerjaan selama tiga sampai empat bulan.

Adakan Pelatihan Ketenagakerjaan, Pemkot Denpasar Telah Terbitkan 9.245 Sertifikat Kompetensi
Tribun Bali/Putu Supartika
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kota Denpasar ke depannya akan menjadi kota pelatihan yang memberikan pelatihan bagi tenaga kerja dari berbagai daerah bukan hanya bagi masyarakat Denpasar maupun masyarakat Bali.

Mereka yang berasal dari luar Bali juga bisa datang ke Denpasar untuk ikut pelatihan ketenagakerjaan selama tiga sampai empat bulan.

Setelah mereka mengikuti pelatihan ini, akan langsung mendapat sertifikat kompetensi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi ketika ditemui Selasa (26/2/2019) siang.

"Nantinya orang Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara akan datang ke Denpasar untuk ikut pelatihan kompetensi selama tiga atau empat bulan. Setelah pelatihan, mereka akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang otomatis ini akan menambah pendapatan bagi Kota Denpasar. Karena Denpasar setiap pelatihannya berbasis kompetensi, artinya kita tidak lagi mengadakan pelatihan dua atau tiga hari, namun kami ingin tuntaskan hingga berkompeten," katanya.

Setiap materi atau teori yang diperoleh dalam pelatihan akan diuji oleh para asesor yang mumpuni sehingga para pemegang sertifikat kompetensi ini benar-benar laik dan berkompeten.

"Dengan sertifikat kompeten ini, akan ada pengakuan skill mereka. Jadinya mereka bisa lancong ke Bali, pulang-pulang punya keterampilan dan sertifikat kompetensi," kata Anom.

Baca: 32 WBP Ikuti Pelatihan Menjahit dan Tata Rias di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar

Baca: TRIBUN WIKI - 7 Cafe Dan Tempat Nongkrong di Sekitar Jalan Hayam Wuruk Denpasar

Baca: Firdaus Tergiur Lihat Kakak yang Sering Konsumsi Sabu di Rumah

Dengan sertifikat kompetensi ini, calon tenaga kerja ini akan lebih mudah diterima oleh perusahaan.

Anom mengatakan, sejak tahun 2015, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra telah menasbihkan Kota Denpasar sebagai Kota Kompeten.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved