Pusat Layanan Autis Gelar Pelatihan Kompetensi, Selly Mantra Apresiasi Dedikasi Tenaga Pendidik

Selly Dharmawijaya Mantra, mengapresiasi dedikasi tenaga pendidik dan fasilitator di Pusat Layanan Autis

Pusat Layanan Autis Gelar Pelatihan Kompetensi, Selly Mantra Apresiasi Dedikasi Tenaga Pendidik
Humas Pemkot Denpasar
Ketua Pembina Pusat Layanan Autis Kota Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra saat menghadiri acara Pelatihan Kompetensi Pendidik, sebagai Kegiatan Pengembangan Kurikulum, Bahan Ajar dan Model Pembelajaran Pendidikan Non Formal Kota Denpasar Tahun 2019, di Pusat Layanan Autis Kota Denpasar, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pusat Layanan Autis Kota Denpasar menggelar acara Pelatihan Kompetensi Pendidik, sebagai Kegiatan Pengembangan Kurikulum, Bahan Ajar dan Model Pembelajaran Pendidikan Non Formal Kota Denpasar Tahun 2019.

Acara yang mengambil tema “Inklusif dan Kelas Transisi” ini dibuka langsung oleh Ketua Pembina Pusat Layanan Autis  Kota Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra, di Pusat Layanan Autis Kota Denpasar, Selasa (26/2/2019).

Baca: Driver Ojek Online Cekik Pacarnya Hingga Tewas, Polisi: Pacaran Melalui Aplikasi Tiktok

Baca: Gelar Seminar Denpasar Kota Budaya, Rai Mantra: Penguatan Kebudayaan Dukung Pengembangan Ekraf

Nampak hadir Kabid Pembinaan Paud dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini, dan jajaran OPD terkait.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Pembina Pusat Layanan Autis  Kota Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra, mengapresiasi dedikasi tenaga pendidik dan fasilitator di Pusat Layanan Autis yang sangat sabar dan tulus dalam mendidik anak-anak.

Baca: Serbu Markas ISIS di Irak, Pasukan Elit Inggris Temukan Kepala 50 Perempuan Yazidiz di Tong Sampah

Baca: Ahok Akhirnya Klarifikasi Hubungannya Dan Isu Negatif Tentang Puput : ‘Kalau Mau Salahkan Saya’

“Saya yakin menjadi tenaga pendidik untuk anak-anak disabilitas bukanlah hal yang mudah, butuh kesabaran ekstra untuk itu, maka dari itu saya sangat mengapresiasi para tenaga pendidik yang begitu tulus selama ini,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, terlepas ilmu semakin berkembang, tentu harus terus beradaptasi dengan pola-pola baru pengajaran untuk anak-anak disabilitas.

Baca: Fenny Bauty Menangis Ingat Zaskia Sungkar Dan Irwansyah Yang Belum Punya Anak : Jangan Ditinggalin

Baca: Berkat JKN-KIS, Made Astawa Kini Sembuh dari Penyakit Usus Buntu

“Jadikan kesempatan belajar ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar nantinya pola ajar semakin baik, yang berujung pada semakin baiknya potret pendidikan anak-anak kita,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kabid Pembinaan Paud dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini, secara khusus meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan intervensi dan pendidikan transisi di pusat-pusat  layanan disabilitas dan sekolah inklusi.

Baca: Mohon Doa Restu, Kadek Dwi Tjahyadi Akan Wakili Bali dalam Masterchef Indonesia

Baca: Sah, Syahrini Resmi Jadi Istri Reino Barack, Pengusaha Tajir Indonesia Ini Turut Jadi Saksi

Diketahui pelatihan ini berlangsung selama 5 hari dimulai dari tanggal 25 Februari -  1 maret 2019.

Sementara salah satu peserta pelatihan, I Made Adi Wdiantara, mengatakan sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini karena dapat menambah wawasan sebagai tenaga pendidik dan terapis.

“Tentunya peran dan fungsi kami memang sangat strategis di pendidikan inklusif, sehingga kami akan memberikan yang terbaik untuk anak-anak penyandang disabilitas,” ungkapnya. (*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved