Warga Ashram Gandhi Klungkung Polisikan Ipung Karena Dianggap Cemarkan Nama Baik

Laporan kepolisian ini mewakili segenap suara warga Ashram yang diwakili oleh I Wayan Sari Dika selaku pelapor.

Warga Ashram Gandhi Klungkung Polisikan Ipung Karena Dianggap Cemarkan Nama Baik
Tribun Bali/Busrah Syam Ardan
Siti Sapurah (kiri) didampingi rekannya I Wayan Setiawan setelah dimintai keterangan di Mapolda Bali, Jalan Supratman, Denpasar, Kamis (31/1/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tokoh pemerhati anak, Siti Sapurah alias Ipung yang selama ini konsen mengawal dugaan kasus paedofilia yang melibatkan tokoh agama di Bali kini kembali menjadi sorotan.

Setelah ia memperkarakan dugaan kasus paedofilia di kepolisian, kini ia balik diperkarakan para warga Ashram Gandhi Puri Svagram, Klungkung karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, laporan kepolisian ini mewakili segenap suara warga Ashram yang diwakili oleh I Wayan Sari Dika selaku pelapor.

Baca: Dipolisikan Balik Oleh Warga Ashram Gandhi Klungkung, Ipung : Ini Yang Saya Tunggu-Tunggu

Usut perkara ini ke kepolisian sudah sejak sekitar seminggu yang lalu tertanggal Selasa (18/2/2019).

Selain Ipung, ada tiga sosok lain yang juga dilaporkan, mereka adalah Dwitra J. Ariana, I Wayan Setiawan dan Rie Olsen.

Ketiga orang ini dianggap turut terlibat dalam penyebaran informasi pencemaran nama baik ini.

Hal ini dibenarkan oleh pengacara Wayan Sari Dika, Nyoman Yudhara.

Ia menjelaskan, bahwa laporan ini dilakukan atas keberatan pihak kliennya atas tuduhan-tuduhan tidak berdasar dari Ipung soal kasus dugaan paedofilia yang tumbuh subur di lingkungan ashram.

''Ya, betul. Klien saya atas nama I Wayan Sudira dan kawan-kawan Ashram merasa keberatan atas apa yang dilakukan saudari Ipung soal isu kasus paedofilia,'' terangnya dikonfirmasi.

Dijelaskan lebih lanjut, Ipung diduga telah melanggar Undang-Undang ITE Pasal 27 nomer 3 tentang pencemaran nama baik.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved