Kardinal Pell Dinyatakan Bersalah atas Pelecehan Seksual pada Anak-anak

Kardinal Pell dinyatakan bersalah dan akan dijebloskan ke penjara karena kasus pelecehan seksual anak-anak.

TRIBUN-BALI.COM - Kardinal Pell dinyatakan bersalah dan akan dijebloskan ke penjara karena kasus pelecehan seksual anak-anak.

Sebagaimana dilansir www.theage.com, Selasa (26/2), sore, keputusan ini dinilai paling sensasional sejak Gereja Katolik sempat diliputi dengan skandal pelecehan seksual di mana-mana di seluruh dunia.

Kardinal Pell, tokoh Vatikan, yang dekat dengan Pope dan tokoh Katolik yang paling senior di dunia, dinyatakan bersalah atas kekerasan seksual pada anak-anak.

Ia diduga telah memperkosa secara oral seorang anak yang ikut choir dan melakukan kekerasan seksual pada anak lainnya di Melbourne’s St Patrick’s Cathedral, 22 tahun yang lalu.

Pengadilan kedua atas tuduhan Pell melakukan pelecehan seksual pada anak-anak laki-laki di kolam renang di Ballarat pada 1970, tapi sekarang tidak bisa diproses karena kurangnya bukti yang bisa diterima.

Sang kardinal adalah Uskup Agung Melbourne saat melakukan pelecehan seksual pada dua anak berusia 13 tahun dan melalui “Melbourne Response” mengatur reaksi gereja akan pelecehan seksual oleh pendeta yang telah tersebar luas.

Akhirnya dia dinyatakan bersalah pada pengadilan akhir Desember lalu dengan keputusan yang membuat terkejut Vatikan dan seluruh dunia.

Juri pada pengadilan sebelumnya berhenti, pada September, saat tidak menemukan keputusan. Tim legalnya memutuskan untuk naik banding menentang hukuman.

Ketua Hakim County Court, Peter Kidd menarik suppression order yang menghalangi media memberitakan hasil pengadilan.

Peel keluar dari gedung pengadilan pukul 11.30 AM (waktu setempat) dan segera dikerumuni banyak media.

Halaman
12
Penulis: Ni Ketut Sudiani
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved