Ikut Upacara Nedunang Ida Bhatara di Pura Besakih, Koster Imbau Masyarakat Tak Pakai Kantong Plastik

Gubernur Bali, Wayan Koster beserta wakilnya, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengikuti upacara nedunang Ida Bhatara serangkaian Karya

Ikut Upacara Nedunang Ida Bhatara di Pura Besakih, Koster Imbau Masyarakat Tak Pakai Kantong Plastik
Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster (tengah) saat mengikuti upacara nedunang Ida Bhatara serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasem, Jumat (1/3/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gubernur Bali, Wayan Koster beserta wakilnya, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengikuti upacara nedunang Ida Bhatara serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasem, Jumat (1/3/2019).

Usai melakukan persembahyangan yang juga diikuti beberapa Bupati/Wakil Bupati, Bendesa Agung MUDP dan Kepala OPD di lingkup Provinsi Bali, Gubernur Koster mengimbau kepada para pemedek nantinya untuk mentaati peraturan tidak menggunakan plastik sekali pakai.

Hal itu, kata dia, untuk menjaga kebersihan sekaligus menyelamatkan lingkungan.

“Tentu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai harus diikuti dengan tertib dan disiplin oleh seluruh krama Bali termasuk pemedek dan tidak menggunakan bahan dari plastik untuk kepentingan sarana persembahyangan,” pintanya.

Baca: Gunakan Brand Bali Koster Akan Buat Rumah Industri Desain Produk Pangan dan Sandang Lokal

Baca: Koster Siapkan Pergub Pengelolaan Sampah dari Hulu sampai Hilir, Solusi Masalah Penumpukan Sampah

Baca: Pariwisata Bali Kalahkan Paris dan London, tapi Manfaatnya Tak Dirasakan Petani

Selain itu, ia juga menyampaikan harapannya agar semua umat Hindu baik di Bali maupun di luar Bali dapat terlibat dalam pelaksanaan karya yang dilaksanakan 10 tahun sekali ini.

“Supaya semua umat Hindu di seluruh Bali bahkan di luar Bali agar ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan acara Panca Wali Krama yang dilaksanakan di Pura Besakih ini untuk menjaga alam Bali ini beserta isinya betul-betul seimbang dan harmonis sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kertih,” kata Gubernur asal Buleleng ini.

Dalam upacara itu tampak hadir Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Bupati Klungkung, Wakil Bupati Bangli, Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pakraman Jero Gede Suwena Putus Upadesa dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved