Berita Banyuwangi

Jadi Masalah Global, Bupati Anas Buat Surat Edaran Diet Kantong Plastik

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak segenap warga Banyuwangi untuk melakukan aksi diet kantong plastik

Jadi Masalah Global, Bupati Anas Buat Surat Edaran Diet Kantong Plastik
haorrahman
Bupati Anas waktu sidak kebersihan di Pantai Grand Watudodol. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak segenap warga Banyuwangi untuk melakukan aksi diet kantong plastik.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Anas melalui surat edaran (SE) tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

Anas mengatakan, saat ini sampah plastik telah menjadi permasalahan global yang menjadi perhatian nasional dan dunia.

Banyuwangi ingin ikut berkontribusi untuk mengatasi isu tersebut dengan memulai langkah pengurangan penggunaan kantong plastik.

“Kami menyadari, kalau harus meninggalkan penggunaan kantong plastik sepenuhnya, mungkin masih sulit. Dan tidak mungkin juga semua sampah plastik di daur ulang, pengurangan adalah kuncinya. Semua pihak harus berperan aktif dalam mewujudkan hal ini,” kata Anas, Jumat (1/3/2019).

Berdasarkan data BPS, sampah plastik Indonesia mencapai 64 ton pertahun. Indonesia juga menduduki nomor dua di dunia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar di laut.

Sementara di Banyuwangi sendiri berdasar hasil studi lingkungan komponen sampah warga, terdiri atas sampah plastik 25 persen dan 75 persen sampah organik.

Baca: Kembali Datangi Polda Bali, Saridika Ceritakan Penghuni Ashram Ketakutan dan Tertekan

Baca: Terjadi Baku Tembak Saat Petugas Razia Tempat Hiburan, Peluru Tembusi Dada Remaja 16 Tahun

Baca: Jejak Fakta Sanksi PSSI Pada Bobotoh dan Persib Bandung, Hukuman Terberat pun Dicabut

“Meski demikian bukan berarti kita tidak peduli pada pengurangan sampah plastik. Karena kita memiliki garis pantai terpanjang di Jawa Timur, mencapai 175 KM. Ini yang perlu diwaspadai, jangan sampai Banyuwangi menjadi penyumbang sampah plastik bagi Indonesia,” terangnya.

Namun, Anas yakin sekaligus berharap, warga bisa mengurangi penggunaan kantong plastik secara bertahap.

Karena banyak alternatif penggunaan kantong selain plastik seperti tas kain, keranjang belanja yang bisa dipakai berulang kali, yang terpenting perlu dibangun mindset warga untuk lebih peduli pada lingkungan.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved