Tak Diberikan Jatah Oleh Istri, Suami Lampiaskan dengan Senjata Tajam hingga Tendang Anaknya

Tak Diberikan Jatah Oleh Istri, Suami Lampiaskan dengan Senjata Tajam hingga Tendang Anaknya

Tak Diberikan Jatah Oleh Istri, Suami Lampiaskan dengan Senjata Tajam hingga Tendang Anaknya
net
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Seseorang menikah, salah satu pertimbangannya adalah untuk halal dan sahnya hubungan badan antar seorang pria dan wanita.

Sehingga, hubungan intim bagi pasangan suami istri seringkali menjadi sebuah kebutuhan rohani.

Jika kebutuhan rohani tersebut tak terpenuhi, bisa memicu rasa amarah hingga bertindak melanggar hukum, dan berakhir dibalik jeruji penjara.

Baca: Asmara Terlarang Kades dan ABG Putri, 3 Kali Berhubungan di Rumah Dinas hingga Sang ABG Hamil

Kisah inilah yang barusan terjadi pada Kusairi dan Sulifah, pasangan suami istri di Kota Surabaya.

Kusairi (37) warga Jalan Wonokromo Baru Gang VI, Kota Surabaya nyaris membacok istrinya karena menolak diajak berhubungan intim.

Tersangka bahkan sudah mengacungkan senjata tajam ke arah istrinya yang bernama Sulifah, warga Jambangan Gang X Nomor 20 Kota Surabaya.

Baca: Terjadi Baku Tembak Saat Petugas Razia Tempat Hiburan, Peluru Tembusi Dada Remaja 16 Tahun

Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam mengatakan, kasus KDRT di Surabaya itu berawal ketika korban baru saja pulang dari kerja.

Tersangka yang mengetahui istrinya pulang itu lalu mengajaknya untuk berhubungan badan di kamar.

"Korban menolak ajakan tersangka, alasannya karena capek baru pulang bekerja," ungkapnya di Mapolsek Jambangan, Kamis (28/2/2019).

Mendengar jawaban tersebut, tersangka langsung naik pitam. Lalu terjadilah adu mulut antar pasangan suami istri tersebut, sehingga memicu keributan di dalam kamar.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved