Demi Kelancaran Prosesi Melasti Panca Wali Krama, Panitia Tertibkan Semua Spanduk, Baliho, dan APK

demi kelancaran prosesi upacara melasti, panitia tidak memperkenankan adanya baliho, spanduk, alat peraga kampanye berbahan plastik di sepanjang jalan

Demi Kelancaran Prosesi Melasti Panca Wali Krama, Panitia Tertibkan Semua Spanduk, Baliho, dan APK
Infografis: Tribun Bali / Dwi S
Infografis lokasi ngaturang pamendak saat upacara melasti serangkaian Karya Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ketua Panitia Karya Panca Wali Krama yang juga Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan demi kelancaran prosesi upacara melasti, pihaknya tidak memperkenankan adanya baliho, spanduk, alat peraga kampanye (APK) berbahan plastik di sepanjang jalan yang akan dilintasi iring-iringan Ida Bhatara.

Terkait hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu Karangasem dan Klungkung untuk dapat melakukan penertiban, khususnya alat peraga kampanye.

Baca: Hari Ini Melasti Panca Wali Krama - Pemargi Ida Bhatara Lewati 29 Desa, Tempuh Perjalanan 64,3 Km

"Kami sudah bersurat ke KPU dan Bawaslu Karangasem dan Klungkung terkait hal itu. Hari ini (kemarin, red) saya juga telah berkoordinasi terkait hal ini dengan Bupati Klungkung dan Bupati Karangasem," ujar Jro Mangku Widiartha.

Guna memastikan semuanya steril, Sabtu pagi sebelum Ida Bhatara memargi panitia karya akan berjalan terlebih dahulu untuk melakukan penyisiran dan memastikan iring-iringan dapat memargi dengan lancar.

"Jadi semua harus clear dari spanduk atau baliho. Terlebih yang berbahan plastik. Ini demi kelancaran prosesi ini," jelasnya.

Selain itu, pihak panitia juga melarang warga dan juga wisatawan untuk mengambil foto prosesi melasti menggunakan drone.

Sementara berdasarkan pantauan di Klungkung, Jumat (1/3/2019), personel Satpol PP tampak menurunkan setiap spanduk, baliho, termasuk APK di sejumlah ruas jalan di Klungkung.

Hal ini dilakukan menjelang pelaksanaan ritual melasti Panca Wali Krama di Besakih, Sabtu (2/3/2019).

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, penertiban tersebut difokuskan di ruas jalan utama yang akan dilalui oleh iring-iringan melasti, mencakup Jalan Raya Besakih-Semarapura, hingga sepanjang jalan raya Puputan, Desa Tojan hingga ruas jalan menuju Pantai Watu Klotok

"Petugas sedang di lapangan, untuk penertiban itu. Intinya yang kami lakukan, sesuai himbuan panitia karya untuk melancarkan upacara melasti serangkaian Panca Wali Krama," jelasnya.

Selain itu, Satpol PP juga menghimbau pedagang atau toko-toko yang berada di ruas jalan yang akan dilewati iring-iringan Ida Bhatara untuk menurunkan spanduk mereka secara mandiri. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved