Tatap Muka dengan 2.140 Mahasiswa Undiksha, Kapolda Bali Minta untuk Tutup Ruang Gerak Premanisme

Acara yang dimulai pukul 11.30 Wita tadi ini diawali dengan pembacaan deklarasi oleh perwakilan mahasiswa, kemudian ditirukan oleh seluruh mahasiswa

Tatap Muka dengan 2.140 Mahasiswa Undiksha, Kapolda Bali Minta untuk Tutup Ruang Gerak Premanisme
Humas Polda Bali
Kapolda Bali saat mengisi seminar di hadapan civitas akademika Undiksha, Singaraja, Senin (4/3/2019) 

"Seminar kebangsaan ini bertujuan untuk bersama-sama menguatkan cinta kebangsaan untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkap Kapolda Bali.

Selanjutnya jenderal bintang dua di pundak ini menjelaskan tentang situasi nasional yang sedang Indonesia hadapi. 

 
Mulai dari ujaran kebencian, firehose of falsehood di media sosial terkait pesta demokrasi tahun 2019, intoleransi umat beragama, perkembangan radikalisme dan terorisme hingga naiknya suhu politik menjelang pesta demokrasi tahun 2019.

Menurut Kapolda, radikalisme merupakan bahan dasar terorisme. Untuk itu mahasiswa harus melakukan langkah-langkah kontra radikalisme sehingga paham radikalisme dan terorisme bisa dieliminasi.

"Ujaran kebencian, hoax dan firehose of falsehood akan menuntun kita kepada perpecahan apabila tidak disikapi dengan benar, sebab firehose of falsehood dapat memberikan informasi yang akan membawa kita pada perpecahan bangsa sehingga kita akan saling membenci," kata jenderal lulusan Akpol tahun 1988 ini.

Ia menambahkan mahasiswa sebagai agen perubahan harus memiliki ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh propaganda firehose of falsehood dalam situasi politik terkini.

Tidak hanya itu, kapolda juga menyatakan dengan tegas akan menindak premanisme dan peredaran narkoba di Bali karena sangat meresahkan masyarakat.

Untuk itu, Kapolda meminta mahasiswa harus turut serta menutup ruang gerak premanisme dan narkoba di Bali. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved