Dituduh Korupsi dan Dilaporkan ke Polda, Ketua DPRD Klungkung: Saya Akan Lapor Balik, Ini Pencemaran

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung, I Wayan Baru didaukan ke Polda Bali oleh warga bernama I Wayan Muka Udiana.

Dituduh Korupsi dan Dilaporkan ke Polda, Ketua DPRD Klungkung: Saya Akan Lapor Balik, Ini Pencemaran
Net/google
Ilustrasi Korupsi 

Dituduh Korupsi dan Dilaporkan ke Polda, Ketua DPRD Klungkung: Saya Akan Lapor Balik, Ini Pencemaran

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung, I Wayan Baru didaukan ke Polda Bali oleh warga bernama I Wayan Muka Udiana.

I Wayan Baru diadukan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali pada Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 15.00 wita, atas dugaan korupsi bantuan sosial (bansos).

I Wayan Baru diduga menyalahgunakan bansos untuk perbaikan Pura di beberapa tempat di kawasan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Baca: Cerita Proses Seleksi 114 Telur Komodo Saat Inkubasi, Rekor Baru 74 Menentas dari 7 Induk

Baca: Mengintip Aksi Rampok Rp 500 Juta, Senyum-senyum, Pamer Uang, Nangis, Pingsan, hingga Kesurupan

Baca: Pengakuan Sejoli yang Aborsi Janin hingga 3 Kali, Makan Nanas Muda, Telan Obat, dan Masuk Penjara

"Dana Bansos dari Pemerintah Kabupaten Klungkung yang seharusnya digunakan untuk pembangunan beberapa Pura yang difasilitasi oleh I Wayan Baru, diduga disalah gunakan. Bahkan harusnya hingga tahun ini dana tersebut sudah menjadi Pura, tapi itu tidak ada," ujar I Wayan Muka Udiana sebutnya di Mapolda Bali, Selasa (5/3/2019).

Dugaan pelapor, bansos yang telah dikucurkan sekitar Rp 1 milyar dari Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Bansos tersebut, seharusnya telah menjadi Pura yang ada di beberapa lokasi di wilayah Nusa Penida, namun kenyataannya hal itu tidak didapatkan oleh masyarakat Nusa Penida.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru tegas membantah tuduhan I Wayan Muka Udiana.

Dia menyebut kasus bansos yang dituduhkan padanya merupakan fitnah semata dan tak berdasar.

Baca: Kapolres Bangli Tegaskan Tak Boleh Ada Pungli di Wilayah Hukumnya

Baca: Begini Kondisi Kantor Bidang Keswan Klungkung, Plafon Jebol, Jika Hujan Bikin Becek

Baca: Pak Eko Punya Kemampuan Edit Foto dan Video, Belasan Siswi SMP dan SMA Jadi Korban

Baca: Pacaran Berlebihan Sambil Direkam, Saat Diputuskan AP Kirim Adegan Ranjang ke Ibu Korban

"Bahkan tuduhan tidak disertai bukti yang jelas. Orang yang melaporkan saya ini jelas sama sekali tidak akurat dan tidak tahu aturan," tegas Wayan Baru saat dihubungi, Selasa (5/3/2019).

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved