Breaking News:

Pulang Mandi Istri Mengadu Diperlakukan Tak Senonoh, Tangan Pelaku Langsung Putus Ditebas

Tahu organ intim istri dipegang orang lain, seorang suami berbuat nekat demi melindungi harga diri istri tercintanya.

kolase TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Pelaku dugaan pelecehan sekaligus korban penebasan Ahmad di rumah sakit Antonius usai operasi, Kamis (28/2/2019) sore. Peristiwa suami memenggal tangan pelaku yang melecehkan istrinya ini terjadi di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Yang bikin geleng-geleng kepala, ternyata orang yang tega menyentuh organ intim dan berbuat cabul itu masih memiliki hubungan keluarga dengan suami dan istri tersebut. (foto kanan hanya ilustrasi) 

Ahmad, korban pembacokan saudara iparnya itu, mengaku sedih melihat kondisi tangannya.

Ia yang berprofesi menjadi seorang petani, mengaku kesulitan bekerja, setelah kehilangan satu tangannya.

"Operasinya tadi jam 11 siang, tidak bisa disambung lagi, dan saya menjadi cacat seumur hidup," ujar Ahmad, Kamis (28/2/2019).

Ahmad mengaku heran dan tidak percaya, pelaku yang masih keluarganya sendiri itu, tega menganiaya dirinya.

"Tidak tahu dia ini kerasukan apa sehingga berbuat seperti itu, padahal siang kita masih berkomunikasi," kata Ahmad dikutip dai TribunPontianak.

Menyesali nasib malangnya, Ahmad menjelaskan bahwa selama ini tidak mempunyai masalah dengan pelaku.

"Hampir setiap hari saya bertemu dia dan selama ini tidak pernah ada masalah dengan dia. Saya tinggal di rumah tersebut bersama keluarga baru satu tahunan," tutur Ahmad.

Dalam penjelasannya, Ahmad menuturkan bahwa pelaku tiba-tiba datang ke rumahnya.

Pelaku kemudian menanyakan keberadaan Ahmad melalui istrinya.

"Malam sekitar jam setengah sembilan dia datang ke rumah, tanya istri di mana saya, istri jawab saya lagi makan di dalam," jelas Ahmad.

"Saat itu dia sudah membawa parang, saya tanya ada apa dek, tiba-tiba dia langsung membacok saya," terangnya.

Ahmad mengaku tidak menaruh dendam pada pelaku, namun ia sepenuhnya menyerahkan proses hukum pelaku pada kepolisian. (*)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved