Hari Raya Nyepi

Bali Tetap Jadi Tujuan Wisata Meski Tengah Merayakan Nyepi, 'Suasana Nyepi Bagian dari Daya Tarik'

Meski merayakan Nyepi, namun tak menyurutkan wisatawan datang ke Bali menjelang hari besar umat Hindu tersebut.

Bali Tetap Jadi Tujuan Wisata Meski Tengah Merayakan Nyepi, 'Suasana Nyepi Bagian dari Daya Tarik'
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. 

Bali Tetap Jadi Tujuan Wisata Meski Tengah Merayakan Nyepi, 'Suasana Nyepi Bagian dari Daya Tarik'

TRIBUN-BALI.COM - Meski merayakan Nyepi, namun tak menyurutkan wisatawan datang ke Bali menjelang hari besar umat Hindu tersebut.

Meski jumlahnya tak sebanyak hari-hari biasa, namun wisatawan lokal dan internasional masih menjadikan Hari Raya Nyepi sebagai hal yang istimewa sehingga memicu rasa ingin tahu.

Wisatawan asal Bandung, Hadi Priono misalnya. Dia sengaja memundurkan libur tahun baru lalu ke bulan Maret.

Tujuannya, untuk merasakan suasa Nyepi secara langsung. Selama ini, dirinya hanya tahu prosesi dan perayaan Nyepi melalui berita.

"Hari Raya Nyepi sangat spesial. Selain momen spesial untuk warga Hindu, juga kami yang di luar Bali ingin tahu bagaimana merasakan suasa Nyepi langsung di Bali. Saya sengaja mengundurkan libur tahun baru ke Maret ini karena ada Hari Raya Nyepi. Itu jadi daya tarik tersendiri," sebutnya Rabu (6/3/2019).

Angka kunjungan wisatawan ke Bali melalui jalur udara ini diakui pihak bandara.

Meski banyak yang keluar Bali, namun juga memperlihatkan adanya kunjungan ke wisatawan Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Communication and Legal Section Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, menilai kondisi yang demikian wajar-wajar saja.

"Angka pasti belum terdata. Namun, kunjungan tak sebanyak hari biasanya," ungkap Arie, Rabu (6/3/2019).

Sementara itu, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhenti beroperasi mulai pukul 06.00 WITA, Kamis (7/3/2019).

Kemudian akan kembali beroperasi pada pukul 06.00 WITA pada Jumat (8/3/2019).

Selama Nyepi ada 468 penerbangan rute domestik dan internasional tan beroperasi. (*)

Penulis: Rizki Laelani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved