Deretan Foto Proses Lukat Geni di Puri Satria Kawan, Muda-Mudi 'Perang' Bersikan Diri Pakai Bara Api

Sebelum ritual dimulai, pemuda-pemudi ini melakukan persembahyangan di Utama Mandala Pura, dan dada mereka digorekan pamor (kapur putih).

Deretan Foto Proses Lukat Geni di Puri Satria Kawan, Muda-Mudi 'Perang' Bersikan Diri Pakai Bara Api
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Pemuda di Puri Satria Kawan menggelar tradisi lukat geni di Merajan Agung Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Klungkung, Rabu (6/3/2019) 

"Sebelum ritual Lukat Geni, kita dahului dengan ritual napak pertiwi ida sesuhunan."

"Lalu dilanjutkan dengan lukat geni, bagaimana kami menyatukan ritual skala dan niskala dan menghasilkan energi yang begitu luar biasa," jelas AA Rimawan

Ia pun menjelaskan, Lukat Geni atau perang api sebagai bentuk pembersihan Bhuana Alit dan Bhuana Agung dengan menggunakan sarana api (Brahma).

Sarana yang digunakan terdiri dari daun kelapa kering yang diikat sebanyak 36 lembar atau dijumlah sembilan.

Jumlah ini berarti sembilan penjuru arah mata angin atau Dewata Nawa Sanga sebagai pelindung atau benteng keselamatan.

Selain itu, obor sebanyak 33 buah juga melengkapi pelaksanaan tradisi ini. Jumlah 33 ini sebagai kekuatan yang terbagi sesuai arah mata angin dan warna.

Pemuda di Puri Satria Kawan menggelar tradisi lukat geni di Merajan Agung Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Klungkung,  Rabu (6/3/2019)
Pemuda di Puri Satria Kawan menggelar tradisi lukat geni di Merajan Agung Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Klungkung, Rabu (6/3/2019) (TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA)

Dari arah timur sebanyak lima buah, selatan sembilan buah, barat tujuh buah dan utara empat buah serta posisi tengah sebagai poros utama sebanyak delapan buah.

“Penglukatan itu ada berbagai jenis sarana. Ini kita pakai api (Brahma) sebagai penglukatan."

"Maknanya sangat luar biasa, suatu suatu cara pembersihan/penglukatan diri menggunakan sarana api (Dewa Brahma)," ujar Rimawan.

Selain sebagai pembersihan diri, tradisi Lukat Geni dilaksanakan untuk menjaga keharmonisan Bhuana Alit dan Bhuana Agung, menjaga alam beserta isinya.

Pemuda di Puri Satria Kawan menggelar tradisi lukat geni di Merajan Agung Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Klungkung,  Rabu (6/3/2019)
Pemuda di Puri Satria Kawan menggelar tradisi lukat geni di Merajan Agung Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Klungkung, Rabu (6/3/2019) (TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA)

Sehingga, umat dalam melaksanakan catur brata penyepian keesokan harinya dapat berjalan dengan baik dan hikmat.

“Semoga dengan adanya tradisi ini semakin mepererat persatuan dan kesatuan serta sebagai pedoman bagi generasi muda disini untuk menjaga warisan leluhurnya,” harapnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved