Anggota Polisi Bayar Rp 3 Juta untuk Dapat Gadis Belia, Setelah Deal 'Ngamar', Jaringan Ini Terkuak

Anggota polisi tersebut sepakat membayar Rp 3 juta untuk mengencani gadis belian yang dijajakan pelaku mucikari.

Anggota Polisi Bayar Rp 3 Juta untuk Dapat Gadis Belia, Setelah Deal 'Ngamar', Jaringan Ini Terkuak
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Ilustrasi pengungkapan prostitusi berbasis online (Foto tak terkait berita). Menurut Kabag Humas Polres Blitar Iptu Burhanuddin, awalnya pada Sabtu (2/3/2018), tersangka menawarkan PSK yang siap dibawa kencan di sebuah hotel di Blitar dengan tarif Rp 1.500.000.Kemudian pada Senin (4/3/2019) malam, tersangka Reza kembali menawarkan pemandu lagu yang bisa diajak kencan. 

Polisi Bayar Rp 3 Juta untuk Dapat Gadis Belia, Setelah Sepakat 'Ngamar', Jaringan Ini Terkuak. Anggota polisi tersebut sepakat membayar Rp 3 juta untuk mengencani gadis belian yang dijajakan pelaku mucikari.

TRIBUN-BALI.COM - Seorang anggota polisi harus menyamar sebagai pemesan pekerja seks komersial berbasis online.

Anggota polisi tersebut sepakat membayar Rp 3 juta untuk mengencani gadis belian yang dijajakan pelaku mucikari.

Alhasil, tersangka prostitusi online di Blitar, Reza Satya Angga Pratama Putra (24) berhasil dibekuk.

Reza tak pernah menyangka pemesan PSK yang dia kelola adalah polisi.

Menurut Kabag Humas Polres Blitar Iptu Burhanuddin, awalnya pada Sabtu (2/3/2018), tersangka menawarkan PSK yang siap dibawa kencan di sebuah hotel di Blitar dengan tarif Rp 1.500.000.

Kapolres Blitar AKBP Anisullah M. Ridha dan Kasubaghumas Iptu Burhanuddin ungkap kasus prostitusi online yang libatkan anak-anak di mapolres, Jumat (8/3/2019).
Kapolres Blitar AKBP Anisullah M. Ridha dan Kasubaghumas Iptu Burhanuddin ungkap kasus prostitusi online yang libatkan anak-anak di mapolres, Jumat (8/3/2019). (Dokumentasi Polres Blitar)

Baca: Cerita Wasit Nasional Asal Denpasar, Tak Kapok Diserang Suporter hingga 2 Kali Masuk Rumah Sakit

Baca: Ini Gaji dan Bonus Anda Jika Diterima BUMN yang Sedang Buka Lowongan Kerja Besar-besaran

Baca: Ini Penjelasan Direktur RSJP Terkait Kaburnya Napi Narkoba hingga Alasan Polisi Bersenjata Lengkap

Kemudian pada Senin (4/3/2019) malam, tersangka Reza kembali menawarkan pemandu lagu yang bisa diajak kencan.

"Tersangka menawarkan bisa main dengan dua PSK sekaligus di mana cewek yang ditawarkan itu masih anak di bawar umur (usia 13 dan 14 tahun)," kata Burhan, dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/3/2019).

Setelah disepakati, tersangka menghubungi dua anak di bawah umur itu melalui WhatsApp dan mengatakan kepada korban bahwa ada job atau pekerjaan.

Baca: Membaca Siasat Teco untuk Merebut Tiga Poin saat Bali United Ditantang Semen Padang

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Arema FC vs Persela Lamongan Penyisihan Grup E

Baca: Operasi Kopassus Bebaskan 5 Anggota Koramil di Papua dan Video Lodewijk Mandatjan Kembali ke NKRI

Baca: BUMN Buka 11 Ribu Formasi Lowongan Pekerjaan untuk SMA, S1, S2, dan 10 Ribu Magang Beasiswa

Baca: Operasi Kopassus Bebaskan 5 Anggota Koramil di Papua dan Video Lodewijk Mandatjan Kembali ke NKRI

Selanjutnya, kata Burhan, tersangka menjemput kedua korban menggunakan sepeda motor dan membawa mereka ke sebuah hotel di wilayah Blitar.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved